Jika ditanya apa anime favorita kalian? Jawabannya pasti berbeda-beda, sebagian ada yang menjawab judul-judul anime jadul era 90-an, sebagian mungkin ada yang menjawab judul-judul anime masa kini. Yaah beragam jawaban pasti bisa didapat dari pertanyaan ini. Tapi jika kalian ditanya, apakah kalian tau anime Doraemon dan Detective Conan? Di jamin pasati hampir semua pecinta anime tau dengan dua judul anime yang sudah melegenda sejak tahun 90-an ini. Siapa yang tidak kenal dengan sosok kucing biru dan si detective yang satu ini?

Baru-baru ini kedua anime tersebut telah merilis film movie-nya yang sudah tayang di bioskop-bioskop seluruh dunia. Kabar baik bagi pecinta Doraemon dan Detective Conan, karena dua anime layar lebar yang terdiri dari film Doraemon ke-36 dan film Detective Conan ke-20, baru saja memecahkan rekor yang sangat bergengsi. bagaimana tidak, eduanya berhasil menjual tiket film berjumlah banyak dalam jangka waktu tertentu di sepanjang sejarah franchise.

Doraemon

Seperti disampaikan Anime News Network, akhir pekan lalu, film Eiga Doraemon Shin Nobita no Nihon Tanjo (Doraemon the Movie: Nobita and the Birth of Japan 2016) garapan Toho, sukses meraih angka lebih dari 4,037 miliar yen dengan 3.559.400 tiket selama 62 hari sejak 5 Maret hingga 5 Mei 2016 ini. Waw luar biasa apalagi jika di lihat dari rentan waktunya.

Doraemon: Nobita and the Birth of Japan 2016 merupakan remake dari Doraemon: Nobita no Nihon Tanjou (Doraemon: Nobita at the Birth of Japan) yang aslinya tayang di Jepang pada Maret 1989. Cerita aslinya, Nobita, Giant, Shizuka, dan Suneo memutuskan kabur dari rumah dengan alasan masing-masing. Bersama Doraemon, mereka lalu melakukan perjalanan ke Jepang 70 ribu tahun lalu.

Doraemon a.png

Sosok tamu Kukuru dan Gigazonbi turut ambil adil dalam bumbu cerita film ini, Tak hanya mendapati kisah memilukan sang anak laki-laki purba itu. Mereka juga mendapati bahwa sosok bernama Gigazonbi tengah mengancam peradaban di era tersebut. Ryoko Shiraishi mengisi suara Kukuru, sementara Houchu Ohtsuka menyumbangkan suara sebagai Gigazonbi.

nobita-and-the-birth-of-japan-3

Tak kalah dengan film aslinya dulu juga sukses meraih angka besar di sepanjang franchise Doraemon hingga terjual 4,2 juta tiket. Tapi tetap, pendapatan film ke-11 Doraemon versi baru ini menjadi yang tertinggi dari film-film edisi baru lainnya. Rekor sebelumnya dipegang oleh film Doraemon: Nobita no Himitsu Dogu Museum yang rilis 2013 dengan peraihan 3,98 miliar yen di box-office.

visual-utama-film-conan-20-620x320

Tak mau kalah dengan Doraemon sang robot kucing biru, film Detective Conan: Junkoku no Nightmare (Detective Conan: The Darkest Nightmare), yang tayang di 348 studio bioskop itu telah meraih angka 5,057 miliar yen. Rekor baru di sepanjang franchise film pun telah dicapai. Sekitar 3.982.700 tiket dalam 23 hari telah terjual sejak 16 April hingga 8 Mei 2016. Seperti diharapkan, film adaptasi manga karya Aoyama Gosho ini berhasil duduk di peringkat pertama box office Jepang di pembukaan awal pada akhir pekan penayangannya.

047096600_1435833299-detective-conan-19th-movie-1

Sebelumnya, film Detective Conan: Goka no Himawari (Detective Conan: Sunflowers of Inferno) yang rilis 2015 memegang rekornya, dengan angka 4,48 miliar yen di box office (sekitar Rp 528,9 miliar). Jumlah tersebut menjadikannya sebagai yang tertinggi dalam hal penjualan secara keseluruhan untuk sementara waktu. Di pekan pertama penayangannya, Detective Conan: The Darkest Nightmare telah menjual 933.800 tiket dengan peraihan sebanyak 1,209 miliar yen. Sebelumnya film Detective Conan: The Darkest Nightmare  ditargetkan, bisa meraih pendapatan sebanyak 5 miliar yen (sekitar Rp 600,9 miliar). Film ini berhasil meraih keuntungan 38 persen lebih banyak ketimbang Detective Conan: Sunflowers of Inferno.

Meskipun sempat mengalami penundaan penayangan di 11 bioskop pada akhir pekan pertama. Pembatalan tersebut, kabarnya disebabkan akibat terjadinya gempa bumi di sekitar wilayah Kumamoto beberapa waktu lalu. Sebelum penayangannya, situs resmi film ini mengunggah sedikit ulasan mengenai premis film ini. “Di malam yang gelap, polisi Jepang diserbu oleh mata-mata. File-file rahasia lembaga intelijen dari negara yang berbeda – seperti MI6 Inggris, BDN Jerman, dan CIA Amerika – serta milik FBI akan diambil, tapi petugas keselamatan publik yang dipimpin Tooru Amuro tiba tepat waktu.”

Mata-mata tersebut mencuri mobil dan kabur. Sang mata-mata dan Amuro kemudian terjebak dalam kejar-kejaran maut di jalan raya. Ini menyebabkan kecelakaan dengan beberapa mobil, hingga mobil sang mata-mata terkena peluru senapan agen FBI Shuichi Akai dan keluar dari jalan.

1280x720-Yn8

 

Di hari berikutnya, Conan dan teman-teman pergi ke akuarium yang baru direnovasi di Tokyo. Di bawah atraksi utama, Kincir Ria, Conan menemukan seorang wanita menarik yang tengah sendirian dan terluka. Warna mata kiri dan kanannya berbeda. Namun sang wanita mengalami amnesia parah sehingga dia bahkan tidak ingat namanya sendiri, dan ponsel yang dibawa rusak.

7ae83a14bd24dac8351c41843a05c488

 

Conan dan teman-temannya berjanji untuk membantunya memulihkan kembali ingatannya, sehingga mereka tinggal bersama wanita tersebut. “Di sepanjang semua hal ini, Vermouth menyaksikan di belakang layar. Setelah itu, dia menarik peredam dan berbicara ke interkom yang terpasang, ‘Ini seperti yang direncanakan, Gin..'”

nazo

Sebelumnya, aktris Yuki Amami didapuk sebagai wanita misterius dengan warna mata berbeda yang sekaligus anggota Oraganisasi Hitam. Band rock B’z membawakan lagu tema anime ini yang berjudul “Sekai wa Anata no Iro ni Naru.” Mereka sebelumnya membawakan lagu anime ini berkali-kali.

Movie 20 a_zps4ga8bmx9

Di film ini berbagai anggota Organisasi Hitam akhirnya menampakan diri. Mereka adalah Gin, Vodka, Vermouth, Chianti, Korn, Kir, dan Bourbon. Terdapat juga Rum yang belum pernah ada di kisah mana pun. Seperti apa ya sosoknya?