Walau sering jadi bahan perdebatan, mau tak mau jika ada seri animanga Jepang yang populer di Amerika Serikat, mereka bisa saja dibuat jadi projek live-action oleh Hollywood. Contohnya Death Note dan Alita Battle Angel, dan yang sedang dalam masa pembuatan adalah Cowboy Bebop dan Hero Academia dan lain-lain lagi. Dan list itu bertambah lagi, dengan baru-baru ini diumumkan projek OPM live-action Hollywood.

Ya, OPM alias One Punch Man alias Saitama alias si botak super 😀 Seri yang berawal dari webcomic buatan ONE. Walaupun ONE tak jago gambar, tapi cerita dan karakter buatannya yang menarik dan tak umum membuat komik itu tetap banyak disukai.

Dan salah satu yang menyukainya adalah mangaka Murata Yuusuke, yang kemudian membuat versi manga dari komik itu dengan kualitas visual grafik yang begitu apik dan kece, dan membuat One Punch Man jadi populer.

Dan popularitas itu menjadi semakin meleduk lagi dengan adaptasi anime yang diproduksi oleh studio Madhouse, dengan banyak animasi sakuga berkualitas yang membuat gambar apik Murata makin mantap lagi dan memukau penonton.

Dan kini mereka naik tingkat lagi, setelah gambar 2D ke animasi 2D dan kini akan menjadi 3D. Dengan diumumkan kalau animanga tersebut akan diadaptasi menjadi film live-action oleh Hollywood. Belum diberikan info mengenai jadwal perilisan dan aktornya, tapi telah diumumkan beberapa nama yang terlibat dalam balik layar pembuatannya.

Sony Pictures yang mengembangkan projek tersebut, dan mereka menggaet Scott Rosenberg dan Jeff Pinkner sebagai penulisnya, dengan Sony dikatakan terlihat percaya diri dengan seri tersebut melihat popularitasnya. Lalu ada juga Avi dan Ari Arad dari Arad Production yang memproduksinya.

Nama-nama yang menarik karena mereka telah terlihat film super hero sebelumnya, dengan Sony dan Arad yang mendistribusi dan memproduksi film Amazing Spiderman dan Venom, dan Scott Rosenberg dan Jeff Pinkner yang menulis screenplay film Venom. Cocok melihat OPM yang ceritanya mempermainkan trope cerita animanga Jepang dan kisah super hero Amerika.