Negara Jepang memiliki pandangan yang tegas dan serius dalam hal pembajakan, apalagi dalam dunia game dan animanga. Yang kita sudah lihat contohnya dengan penangkapan seorang penjual sebuah kartu SR Yu-Gi-Oh bajakan dan juga pemblokiran situs-situs manga bajakan oleh provider net Jepang. Kali ini ada kabar macam itu lagi, dengan ditangkapnya seorang penjual mod Super Famicom Mini oleh polisi di Jepang.

Dan yang extra ironis dari kasus ini, adalah penjual yang ditangkap itu bernama Miyamoto. Ya, sama dengan nama sang pencipta karakter Mario, Miyamoto Shigeru. Tapi ia sama sekali tidak ada hubungan dengan sang developer terkenal itu, hanya kebetulan memiliki nama belakang yang sama.

Nama lengkapnya adalah Miyamoto Tomoyuki, seorang pria berumur 39 tahun yang tinggal di Prefektur Ibaraki. Yang pada awalnya ia berpikir untuk mencoba mengutak-atik memberikan tambahan kepada konsol Super Famicom Mini.

Super Famicom Mini adalah konsol versi modern dari Super Famicom. Konsol tersebut dibuat untuk membawa sistem klasik yang populer itu untuk bisa dimainkan saat ini, dan lebih praktis karena dalamnya sudah ada 21 game klasik konsol tersebut.

Tapi Tomoyuki menemukan kalau sistem Super Famicom Mini masih lumayan kuat untuk ditambahkan game-game lagi didalamnya. Dan itulah yang dilakukannya. Ia melakukan modifikasi dan menambahkan 5 game ROM lagi dalam konsol itu.

Melakukan modifikasi macam itu sih tidak terlalu masalah, tapi masalahnya Tomoyuki memutuskan untuk mencoba menjual Super Famicom Mini mod itu melalui website lelang Jepang. Dan ia mendapatkan pembeli. Setelah itu ia melakukannya lagi, melakukan modifikasi pada konsol Super Famicom Mini dan menjualnya lagi.

Tapi ia tidak beruntung, karena saat ia baru menjual tiga konsol mod itu diantara bulan April dan Mei dan mendapatkan uang total sebesar 61.500 Yen, operasinya diketahui oleh pihak polisi, dan ia ditangkap pada tanggal 19 November kemarin oleh pihak kepolisian dari Prefektur Shimane.

Pada akhirnya Miyamoto Tomoyuki ditangkap atas pelanggaran hukum undang-undang hak cipta dan ia telah mengakui kesalahannya, dan mengatakan kalau ia melakukan semuanya sendiri, alias tidak melibatkan siapapun.

Comments