Dilema Idol Grup: Kelulusan Awal atau Akhir dari Karir?

Idol grup. Sebuah gebrakan baru di dunia musik saat ini sebenarnya telah di mulai di Jepang pada tahun 70an. Saat itu aidoru (idola) mengalami pasang surut karena terkena dampak perang. Idol grup pertama Jepang adalah Pink Lady. Namun minat masyarakat Jepang tidak mendukung grup jenis ini dan berakhir bubar. Awal tahun 2000-an, fenomena idol grup dihidupkan kembali oleh lahirnya idol grup bernama Hello! Project. Lalu pada tahun 2005, Akimoto Yasushi mencoba membentuk sebuah idol grup yang berisikan anak-anak gadis. Mereka di latih dengan keras untuk mencapai tingkat profesional. Proses ini memang tidaklah cepat, butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya idol grup bentukan Akimoto ini sukses di pasaran dan menguasai seluruh Jepang. Kini mereka pun terus mengembangkan diri dengan membentuk grup-grup unit di bawah naungan nama 48 Group.

Kesuksesan 48 Group sebagai idol pun mengilhami idol grup lain di Jepang untuk bangkit dan meniti karir di dunia idol. Tak pelak, hingga saat ini, Jepang telah memiliki ratusan idol grup yang saling berkompetisi di dunia idol ini. Mereka pun tak bisa dipandang remeh. Sebut saja STARMARIE, Morning Musume, Dempagumi dan lain sebagainya. Mereka bahkan telah sukses memperkenalkan idol grup dengan aliran musik khas sebagai identitas eksklusif mereka. Terbukti, mereka pun telah mengadakan konser tur hingga ke Amerika dan negara lain di luar Jepang. Kepopuleran inilah menjadikan acara Tokyo Idol Festival pun menjadi destinasi untuk go international bagi idol grup. Namun, di balik semua kesan glamor tersebut, idol grup pun menyimpan sebuah pertanyaan penting bagi membernya. Pertanyaan ini pun terus terulang setiap ada membernya yang memutuskan untuk mengakhiri karir di grup yang selama ini dibelanya.

Graduation atau kelulusan, merupakan momen sakral dalam dunia idol. Ikatan antar sesama member dan kenangan yang kuat menjadikan momen kelulusan bagai momen paling haru. Bagaimana tidak, semua waktu yang mereka curahkan selama ini akan mulai memudar kala salah satu anggotanya memutuskan untuk berhenti beraktifitas dalam grup. Member yang lulus pun akan memulai lagi karirnya dari awal di luar grup. Disinilah ia akan dihadapkan dalam dilema, akan kemanakah ia selanjutnya? Beberapa member mungkin telah memiliki rencana sebelum ia memutuskan untuk lulus dan akhirnya memutuskan untuk menjadi melanjutkan pendidikan, menjadi aktris, model maupun penyanyi solo. Namun tidak banyak pula yang tidak siap akan hal ini sehingga ia pun dilema. Krisis ini sangat berbahaya. Ia bisa saja mengakhiri hidup karena stres yang tinggi. Yang selama ini, ia dikelilingi fans, mendapatkan gaji rutin, hidup glamor dan itu semua akan berputar 360 derajat di kala ia tidak merencanakan kelulusan dengan matang.

Beberapa waktu lalu, AKB48 pun harus ditinggal oleh member bertalenta mereka. Sakiko Matsui, member Tim A AKB48 ini mengumumkan kelulusannya setelah penampilan tim A di teater AKB48. Ia mengatakan akan fokus ke pendidikannya. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak sanggup membagi waktu antara kehidupan kuliahnya dan kegiatan menjadi idol. Member yang sangat ahli dalam memainkan tuts piano ini memang dirasa akan memiliki karir yang cemerlang sebagai idol namun dengan kelulusannya sebagai idol mungkin ia akan menjadi seorang pianis yang hebat. Simak kehebatan kemampuan piano Sakiko berikut ini.

Sakiko Matsui adalah satu contoh dari beragam kisah member idol grup yang akhirnya memutuskan untuk lulus dari grup yang membesarkan namanya. Hal ini pun menjelaskan bahwa kehidupan menjadi idol tidaklah mudah. Selain itu, menjadi idol pun harus memiliki rencana ke depan jika nanti tiba saatnya untuk lulus. Meskipun jiwa idol grup itu adalah fans tapi bukan fans yang menentukan karir sang idola. Fans hanya akan mendukung karya-karyanya selama itu positif. Di luar sana, banyak pula idol-idol yang setelah lulus justru bekerja sebagai aktris film dewasa. Hal ini merupakan kemunduran dan juga mencoreng nama besar grup yang pernah dibelanya dulu. Semoga saja idol-idol yang masih bertahan hingga saat ini dapat merencanakan kegiatannya setelah lulus nanti dengan lebih cermat dan matang. Hidup idol!