Ada ada aja nih kabar tentang polisi jepang. Beberapa ada yang mengukir prestasi. Seperti mengorbankan nyawa demi bawahan, mengejar lamborghini hanya pake sepeda pancal, sampai menjadi pemenang kontes ikemen. Tapi ada juga sih yang bernasib apes. Misalnya polwan Tokyo yang malah harus mundur dari jabatan karena jatuh cinta sama seorang yakuza. Nah yang akan mimin bagikan cerita hari ini juga gak kalah apes. Gara-gara masalah makan mie pedas, seorang polisi berpangkat sersan harus menjalani sebuah hukuman.

Dilansir dari Jiji. Kejadian ini terjadi pada tanggal 20 Maret, di wilayah Kumamoto. Kantor kepolisian setempat terpaksa memberi hukuman kepada seorang Sersan polisi karena diklaim telah bertindak gegabah. Hukuman ini diberikan karena ia dengan semena-mena telah menyalahgunakan posisinya untuk membully anak buahnya.

Insiden bullying itu terjadi sekitar september sampai oktober dua tahun silam. Beberapa polisi muda melaporkan tindakan kurang menyenangkan dari sang Sersan. Setelah ditelusuri dan terbukti bersalah, masalah tersebut berakhir dengan sebuah teguran dan damai. Namun ternyata itu tidak membuat sang sersan jera. Akhir tahun 2017 ia kembali membully anak buahnya.

“Ada beberapa polisi muda dipukul kepalanya dengan tongkat led. Yang biasanya dibawa oleh polantas, tau kan? saya kira pasti sakit dipukul dengan benda itu meski setengah becanda.” Tutur pimpinan kantor

Selain dipukul dengan led, ada juga yang melaporkan bahwa anak baru di kantor yang dipimpin sersan itu telah dipaksa makan mie pedas. Yang mengakibatkan sakit selama beberapa hari dan tidak bisa bertugas. Lagi… karena masalah sekarang semakin serius, sersan itu dijatuhi hukuman berupa pemotongan 10% gaji selama 3 bulan berturut-turut. Tentu saja selain itu kayaknya dia bakal dapat ceramah panjang dari atasan.

“Saya hanya ingin mendisiplinkan mereka.” Bela sang sersan saat ditanya mengenai motif dibalik aski bully terhadap anak buahnya.

Waduh pak, nampaknya anda mungkin kurang piknik. Atau terlalu suka makan mie pedas sehingga pengen berbagi juga sensasinya sama bawahan. Tapi ya nggak usah maksa juga kali pak, kasian kalo sampe diare gara-gara mie instan. Hahaha kalo ga bisa kerja repot juga kan…