Memiliki figure cantik untuk dipajang memang indah dan membanggakan untuk dilihat. Tapi ada kalanya figure tersebut bisa rusak, dan yang sedih lagi kalau itu disebabkan oleh alam seperti gempa bumi yang dapat mengguncang tempat figure itu berdiri dan menghancurkannya. Tapi figure maker eStream melakukan hal unik baru-baru ini dimana mereka membuka jasa servis perbaikan gratis untuk figure ReZero mereka yang rusak karena gempa Fukushima kemarin-kemarin.

Ya, bagi yang mungkin belum tahu, akhir minggu kemarin sekitar masa hari Valentine terjadi gempa yang mengguncang negara Jepang. Gempa tersebut berpusat di daerah pinggir laut dari Prefektur Fukushima dan dengan tenaga yang besar mencapai 7.1 selama 30 detik.

Gempa tersebut adalah yang terbesar di Jepang setelah bencana Gempa Tsunami Tohoku yang terjadi 10 tahun lalu, dan dikatakan kalau gempa Fukushima tersebut adalah gempa susulan dari gempa Tohoku yang terjadi pada tahun 2011 itu.

Dan sekalian mulai mendekati topik utama, gempa tersebut memang tak membawa kematian kepada masyarakat Jepang, tapi tetap memakan “korban”. Dan hal itu banyak terlihat dari foto-foto di medsos Jepang, dimana para kolektor figure memperlihatkan kerusakan yang terjadi pada figure milik mereka yang jadi jatuh dan patah rusak karena guncangan besar gempa tersebut.

Sesama kolektor figure mungkin bisa sedih melihatnya, melihat banyaknya figure yang terlihat seperti hancur berkeping-keping. Tapi setidaknya untuk dua produk figure, ada secercah cahaya harapan, yaitu figure karakter Emilia dan Rem dari seri ReZero yang dibuat oleh eStream.

Jasa ini dibuka sampai 22 Februari bagi pemilik kedua figure tersebut yang berlokasi di Fukushima dimana gempa itu berpusat, dan selain itu juga di Iwate, Miyagi, Yamagata, Saitama, Tochigi dimana guncangan gempa itu juga terjadi. Sesuatu yang sangat bagus mengingat masing-masing figure tersebut dijual seharga harga mencapai 33 ribu Yen atau sekitar 4.5 juta Rupiah!

Pihak eStream mengatakan kalau mereka melihat sesuatu yang spesial pada masing-masing figure, dan pemilik yang membelinya memiliki hubungan dan kenangan dengan figure tersebut, membuat mereka memutuskan untuk berusaha memperbaiki kedua figure itu saat melihat pemilik yang sedih akan kerusakan yang terjadi pada figure tersebut.