Arena seluncur es adalah tempat bermain yang menyenangkan. Gelanggang yang menggunakan dataran berupa lantai dari kolam air yang beku tersebut begitu diminati publik. Banyak orang berbondong-bondong datang ke sana untuk melakukan ‘ice skating’. Tidak saja kanak-kanak, tetapi remaja hingga dewasa ingin menghibur diri dengan wahana satu ini. Meski sebagian dibuka untuk hiburan semata, namun ada juga arena yang dibuka demi kepentingan olahraga dan pelatihan.

Di dalam sebuah arena seluncur es, tidak menjadi hal yang aneh lagi jika terdapat properti hiasannya. Pengelola selalu berusaha mengundang khalayak ramai dengan dekorasi gelanggang yang indah. Banyak ornamen bertebaran di sana-sini. Boneka salju, pohon natal berlampu, dan benda-benda menarik yang dibekukan pada lantai kolam es tersebut. Tetapi apa yang ada di arena ice skating Space World ini sangat berbeda dari biasanya. Taman hiburan yang berletak di kawasan Yahatahigashi-ku,

Kitakyūshū, Jepang itu menggunakan ikan sebagai benda yang dibekukan dalam kolam es.

arena seluncur es

Seperti yang dilansir dari dua sumber, Daily Mail (28/11/16) dan CNN (28/11/16), ikan-ikan tersebut dibekukan demi kepentingan dekorasi semata. Diketahui ada sekitar 5000 ekor ikan yang berada di dalam lantai balok es. Ketika ditanyai media, pengelola arena seluncur es tersebut berkata hal tersebut dilakukan hanya untuk menarik pengunjung dan edukasi. Namun alih-alih dipuji, mereka malah dikecam netizen karena dianggap telah melakukan atraksi ‘berdosa’ dan memubazirkan makanan. Publik di Jepang berkata bahwa menjadikan makhluk hidup sebagai hiasan adalah hal yang tidak baik, tidak etis, dan tidak terhormat.

Baca Juga: WOW! Ternyata Ini Dampak Positif Makan Es Krim Saat Sarapan!

Banyak kritik pedas yang dilayangkan oleh pihak-pihak yang tidak menyukai tindakan dari arena seluncur es tersebut. Beberapa bahkan mengancam untuk melakukan orasi dan melaporkannya ke pihak berwajib. Pengelola tempat ice skating di Space World itu akhirnya memberi tanggapan. Dia mengambil keputusan untuk melumerkan gelanggang es dan mengangkat ikan-ikan yang telah dibekukan. Ia mengaku tindakan melumerkan kembali gelanggang merupakan hal yang tidak mudah. Dirinya juga berkata butuh waktu seminggu untuk bisa mencairkannya.

ikan-ikan-yg-membentuk-panah-via-cnn

“Kami menerima masukan dari publik yang bilang bahwa bukanlah hal yang baik jika menggunakan makhluk hidup sebagai mainan, dan buruk karena telah menyia-nyiakan makanan,” ujar juru bicara Space World, Koji Shibata, yang dikutip dari dailymail.co.uk.

Fakta bahwa media sosial ramai membicarakan gelanggang es ini memang tidak terbantahkan. Banyak halaman Facebook yang mengunggah foto arena seluncur es tersebut dan memberikan pendapatnya. Meski ada yang memihak Space World, para netizen yang kontra tidaklah sedikit. Keributan di media sosial itulah yang membuat pihak manajemen Space World meminta maaf dan berencana menyelenggarakan upacara penghormatan kepada para ikan yang telah dibekukan. Mereka berkata akan mengundang pendeta Shinto untuk melakukan upacaranya.

itu ikan ya, bayangin… pantes aja di demo. 🙁

Pengelola arena seluncur es tersebut juga menerangkan bahwa apa yang dilakukan pihaknya (membekukan ribuan ikan di dalam lantai gelanggang) itu selain untuk menarik pengunjung, juga demi kepentingan edukasi. Dengan banyaknya ikan yang berbeda jenis, mereka berharap pengunjung bisa mengambil pelajaran tentang hewan laut, terutama anak-anak yang masih menimba ilmu di Sekolah Dasar. Mereka ingin menjadikan wahana ini sebagai ajang pendidikan sembari bermain. Selain itu, dijelaskan bahwa ikan-ikan yang dibekukan merupakan ikan yang telah mati dan agak membusuk, sehingga tidak layak dikonsumsi lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here