Pernahkah Minna-san berkunjung di Roppongi, Jepang? Kalau pernah, Minna-san pasti tahu bahwa kota tersebut mempunyai julukan yang berbeda sendiri dari kota-kota lainnya di Jepang, yakni “Roppongi, Kota yang Tidak Pernah Tidur”.
Ya, benar sekali. Ada hal terjelaskan di balik dicatutnya julukan tersebut untuk mengistilahkan kota Roppongi. Daerah di sana terkenal selalu ramai. Tidak siang, tidak malam, sama-sama ramai. Entah itu orang-orang yang berlalu-lalang untuk mencicipi makanan khas di sana, berplesir dan berwisata mengunjungi tempat-tempat menyenangkan, atau sekadar jalan-jalan malam, makan angin. Di Roppongi, semakin larut malam maka justru semakin ramai. Karenanya julukan “Kota yang Tidak Pernah Tidur” sangatlah cocok dipakai untuk kota Roppongi.

Tetapi, tahukah Minna-san? Roppongi punya segudang keistimewaan sendiri karena hal tersebut?
Karena semakin larut malam justru semakin ramai, maka kota tersebut mendapat omset atau pemasukan yang lebih besar untuk para wirausahawan semua. Contohnya saja, pedagang jajanan lokal yang khas, pebisnis yang mendirikan bangunan penginapan, sampai saudagar pemilik onsen, pemandian air panas. Semuanya memperoleh ‘income’ yang membuncit karena keistimewaan satu ini. Para pengusaha tersebut lazimnya berlomba-lomba memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh para traveller setempat, bahkan mancanegara. Entah itu pelayanan dalam bentuk barang atau jasa.

Roppongi memang terkenal akan tempat-tempat hiburannya. Tidak saja termasyhur di dalam negerinya sendiri, tetapi namanya sampai dikenal ke luar negeri. Banyak dari para wisatawan semua yang antusias sekali ingin mengunjungi Roppongi, kota yang tidak pernah tidur! Mereka merupakan para pemburu destinasi wisata yang menarik. Oleh karena itu, setelah penjelasan lumayan panjang tentang kota Roppongi, maka akan disediakan beberapa destinasi wisata pilihan dari kota ini di Akiba Nation! Silahkan disimak baik-baik.

Kakigori Cafe & Bar Yelo

Kakigori Cafe & Bar Yelo
Lihatlah, Minna-san pasti menelan ludah cuma karena melihat gambarnya bukan? – Roppongi, kota yang tidak pernah tidur!

Address
Patio Roppongi 1F,5-2-11 Roppongi , Minato-ku, Tokyo, 106-0032, Japan

Kakigori Cafe & Bar Yelo merupakan tempat yang pas bagi para pecinta Kakigori, es serut ala Jepang. Roppongi, kota yang tidak pernah tidur adalah pemilik kafe keren ini! Minna-san bisa menikmati Kakigori dengan berbagai topping yang unik dan beraneka rasa. Menu regulernya adalah Tiramisu, susu rasa stroberi; Lassi, minuman yoghurt dingin rasa mangga; Matcha, teh hijau Jepang; Mascarpone yang terbuat dari wortel organik; dan sebagainya. Sirup yang digunakan pun buatan tangan, sehingga rasanya akan terasa sangat khas. Penggunaan dari aneka cita rasa sayuran dan buah-buahanlah yang menjadi ciri khas Bar Yelo. Bar ini dibuka hingga pukul 5 pagi saja, kecuali hari Minggu hingga pukul 11 malam. Kisaran harga dimulai dari 800 yen atau sekitar 90.000 rupiah untuk satu porsi besar.

 

Don Quijote Roppongi Store

Don Quijote Roppongi Store
Wlwh-wlwh, besar dan megah banget ya tokonya, Minna-san? – Roppongi, kota yang tidak pernah tidur!

Address
3-14-10, Roppongi, Minato-ku, Tokyo, 106-0032

Don Quijote Roppongi Store merupakan toko besar berdiskon raksasa yang sangat populer di Jepang. Barang yang dijual berjumlah lebih dari 30.000 buah, bahkan digadang-gadang tidak ada barang yang tidak bisa Minna-san dapatkan di tempat ini. Semuanya lengkap! Barang-barang musim panas seperti baju renang, yukata, pelampung, dan lain sebagainya juga tersedia. Begitu pula dengan perlengkapan khas ‘winter’, musim dingin. Seperti jaket tebal, syal panjang, topi bulu, sarung tangan, sampai pemanas ruangan. Selain konter bebas pajak, terdapat pegawai yang bisa berbicara dalam bahasa Inggris di sana, sehingga menyenangkan bagi wisatawan mancanegara. Kita semua yang mengunjungi Don Quijote Roppongi Store dari Indonesia sekali pun jadi enak karena bisa berbicara langsung menggunakan bahasa Inggris. Tanpa perlu repot-repot translate Indonesia-Jepang terlebih dahulu di internet.

Satu lagi nih kelebihan dari toko besar satu ini. Don Quijote Roppongi Store beroperasi selama 24 jam tanpa istirahat. Terletak sekitar 3 menit jalan kaki dari persimpangan Roppongi, dan aksesnya juga sangat praktis. Oleh sebab itu, tidak usahlah Minna-san sewa mobil segala di Jepang untuk mengunjungi Don Quijote Roppongi Store. Selain karena bayar lahan parkir mobil di Negeri Matahari Terbit begitu mahal, tidak diperlukan pula.
Ayo, siapa yang mau mampir sebentar di Don Quijote Roppongi Store? Salah satu destinasi wisata terkenal Roppongi, kota yang tidak pernah tidur!

Jangan sampai tidak tahu: http://www.akibanation.com/tahu-nggak-novel-pertama-dunia-ternyata-penulisnya-orang-jepang/
Tahu Nggak? Novel Pertama di Dunia Ternyata Penulisnya Orang Jepang!

Kafe Almond Roppongi

Kafe Almond Roppongi
Mau coba mampir tidak nih? Kayaknya cocok untuk nongkrong! – Roppongi, kota yang tidak pernah tidur!

Address
6-1-26, Roppongi , Minato-ku, Tokyo, 106-0032

Kafe satu ini terletak di depan persimpangan Roppongi dan memiliki khas pada tampilan luar yang berwarna merah muda sebagai warna dasar. Di sana disediakan kudapan dan kue yang diolah dengan berbagai cara. Di antara beberapa kudapan yang dipanggang dan aneka jenis kue pada Kafe Almond Roppongi, cemilan yang paling digemari adalah Ring Cream Puff, kue sus berbentuk lingkaran seharga 350 yen. Kalau dirupiahkan mungkin menjadi sekitar 37.000 rupiah. Banyak dari para traveller mancanegara datang ke Roppongi hanya untuk mencicipi Ring Cream Puff.

Perlu diketahui, sejak tahun 1952, kue ini menjadi kue terlaris yang amatlah melimpah penggemarnya. Banyak kafe di Negeri Bunga Sakura menyediakan kue jenis ini yang dikembangkan dalam tata cara pengolahan. Entah itu ditambahi rasa yang berbeda, bentuk, atau aturan memasak. Tetapi dikatakan, Ring Cream Puff dari kafe Almond-lah yang lebih diminati.
Kue sus dari Jepang tersebut terdiri dari pasta segar dan krim custard yang diapit di antara adonan sus yang renyah. Bentuknya yang seperti cincin kawin besar adalah ciri khasnya. Dari hari Senin sampai hari Rabu, hari Minggu serta hari libur saja kue ini lazimnya dijajakkan di kafe Almond. Buka hingga pukul 11 malam. Sedangkan pada hari Kamis sampai hari Sabtu hanya buka hingga pukul 3 dini hari.

Wah, sepertinya lezat ya, Minna-san? Sekiranya kalau mampir di kafe Almond, Minna-san mau coba tidak? Tetapi bagi para penggemar wisata kuliner, pokoknya jangan sampai ketinggalan Ring Cream Puff! Kue sus enak dari Roppongi kota yang tidak pernah tidur!

Matsumoto Kiyoshi Roppongi Store

Matsumoto Kiyoshi Roppongi Store
Apa aja dijamin ada deh di sini mah! – Roppongi, kota yang tidak pernah tidur!

Address
6-1-26, Roppongi, Minato-ku, Tokyo, 106-0032

Matsumoto Kiyoshi Store adalah Jaringan toko obat terbesar di Jepang. Toko ini terletak di depan persimpangan Roppongi, berdiri kokoh di sana. Di toko ini ditemukan macam-macam obat, produk kecantikan, dan lain sebagainya. Produk-produk khusus perawatan wajah sangat beraneka ragam di sini, seperti kosmetik bermerek yang populer di Jepang yaitu Shiseido, Kanebo, Kose, Sofina, dan lain sebagainya pasti ada. Serta tidak ketinggalan produk perawatan rambut dan produk populer lainnya. Sangatlah lengkap.
Selain bebas pajak, Minna-san juga bisa menggunakan China UnionPay Card untuk membayar. Di hari kerja toko ini beroperasi 24 jam. Hari minggu dan hari libur buka hingga pukul 9 malam.

Nah, itulah yang bisa Akiba Natuon sediakan tentang destinasi wisata di Roppongi, kota yang tidak pernah tidur! Semoga lain kali bisa membahas lebih lengkap dan menarik soal ini. Selamat jalan-jalan. 🙂

SHARE
Previous article10 Cowok Terfavorit Dalam Anime, Husbando Kalian Masuk Tidak?
Next articlePersiapkan Dirimu, 3 Film Jepang Ini Secara Resmi Tayang di Indonesia
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.