Selamat Hari Raya Natal bagi mina-san yang merayakan 😉 Mungkin sudah ada yang tahu, tapi kalau negara Jepang memiliki sudut pandang budaya sendiri mengenai Natal. Disana Natal lebih dikonotasikan sebagai hari romantis. Seperti Halloween yang bisa dipakai sebagai kesempatan mencari pacar, Natal biasanya dipakai untuk nge-date dengan pacar. Tapi tak semua bisa mendapatkannya, bahkan sampai ada demo Christmas Date di Jepang..

Demo ini awalnya terjadi di Taman Yoyogi di Tokyo sekitar jam dua siang, pada hari Minggu tanggal 24 Desember kemarin. Demo ini dilakukan oleh sebuah grup yang berjumlah sekitar 15-20 demonstran, yang menamai diri mereka sebagai grup Aliansi Revolusi para Pria yang Tak Populer. Dan dalam demo tersebut, mereka menunjukkan kekesalan mereka, pada Natal itu sendiri.

Ya, ini bukan bercandaan, memang itulah nama grup mereka, dan memang itu yang mereka lakukan. Memprotes Natal, dan menunjukkan kekesalan mereka pada para couple yang berpacaran, dan kekesalan mereka pada yang merendahkan orang single, melalui slogan-slogan mereka. Bahkan ada yang mengatakan Bakar Pohon Natal.

Uniknya, protes macam ini bukan yang pertama kalinya. Protes Natal tahun 2017 ini malah menandakan ke-10 kalinya protes tersebut diberlakukan. Berikut video demonstrasi akan demo Natal yang terjadi tahun 2016 lalu;

Walau untungnya tak sampai ada pukul-pukulan atau hantam-hantaman yang membawa luka-luka. Tapi tindakan protes tersebut tetap memberikan masalah. Demo itu terus dilakukan dengan grup tersebut marching sampai ke Stasiun Shibuya, yang memakan waktu 30 menitan, mengganggu trafik lalu lintas dalam perjalanannya seperti dengan berjalan pada jalur motor.

Dan ternyata, grup Aliansi Revolusi Pria Tak Populer itu tak hanya memprotes event romantis pada saat Natal. Pada bulan Februari lalu, grup tersebut juga melakukan demo akan hari Valentine.

Mungkin terasa agak miris melihat terjadinya demo seperti ini karena alasan seperti itu. Apalagi demo christmas seperti ini hanya membuang energi dan membuat gangguan pada lingkungan sekitar.

Tapi yaa setidaknya tak sampai ada yang luka-luka parah dari demo ini. Dan setidaknya mereka tak bertindak seperti grup FFF dari Baka Test 😀 Mina-san yang jomblo jangan sampai bertindak seperti itu ya, jodoh pasti akan datang 😉