Masalah coronavirus di negara Jepang terlihat belum membaik juga seperti pada beberapa negara lain di dunia saat ini, yang sampai membuat dilakukan lagi masa darurat coronavirus pada beberapa prefektur termasuk ibukota Tokyo. Dan sesuatu yang mengkhawatirkan adalah masa darurat baru itu sudah berlangsung hampir sebulan, dan akan dilakukan lebih lama lagi dari rencana, dengan pengumuman kalau masa darurat itu diperpanjang lagi beberapa minggu lagi.

Negara Jepang pertama memasuki masa darurat coronavirus untuk yang ketiga kalinya diakhir April kemarin untuk berusaha menurunkan angka penyebaran saat hari libur Golden Week, yang diberlakukan pada prefektur Hyogo, Kyoto, Osaka, dan Tokyo.

Akan tetapi angka kasus yang masih mengkhawatirkan terutama pada prefektur Osaka dan Tokyo juga membuat kemudian masa darurat tersebut tak hanya diperpanjang lagi waktunya tapi areanya juga diperluas makin banyak lagi.

Kini total ada sampai 10 Prefektur Jepang yang masuk dalam masa darurat coronavirus; Ibukota Tokyo, lalu Kyoto, Osaka, Hyogo, Okayama, Aichi, Hiroshima, Fukuoka, dan yang paling baru lagi ditambahkan prefektur Okinawa. Karena Okinawa yang paling akhir masuk masa darurat, diumumkan kalau prefektur tersebut akan masuk masa darurat sampai tanggal 20 Juni.

Dan ternyata tanggal tersebut juga dijadikan tanggal akhir masa darurat untuk 8 prefektur lain plus Ibukota Tokyo. Sejak pertengahan minggu ini telah dibicarakan dan dipertimbangkan kalau masa darurat yang seharusnya berakhir pada tanggal 31 Mei diperpanjang lagi, dan baru diumumkan kalau Ya, akhirnya masa darurat itu resmi diperpanjang sampai 20 Juni.

Menteri penanganan coronavirus Nishimura Yoshitoshi mengatakan perpanjangan ini karena dilihat kalau angka infeksi coronavirus masih saja tinggi dan jumlah kasur rumah sakit juga tidak mencukupi, terutama pada region Kansai. Ia menambahkan kalau jumlah pasian dalam kondisi kritis di Jepang masih melebihi 1.400 orang dan itu menyulitkan seluruh sistem kesehatan negara.

Nishimura juga mengatakan kalau penanganan intensif antivirus untuk prefektur Saitama, Chiba, Kanagawa, Gifu, Mie diperpanjang sampai 20 Juni juga. Dan penanganan serupa untuk prefektur Gunma, Ishikawa, Kumamoto tetap sampai 13 Juni dan tidak diperpanjang.