Akiba-chan dan akiba-kei yang sekarang lagi menggilai Onmyoji RPG buatan Netease pasti kenal sama sosok makhluk astral yang satu ini. Daitengu, atau kalau dalam official gamenya lebih akrab disebut Ootengu (artinya sama aja sih), merupakan karakter SSR yang dipuja puji karena ke-perfect-an nya. Ganteng, kuat, berkharisma, husbando-able. Tapi dalam mitologi aslinya apakah serupa? mari kita kuak bersama. 😀

Daitengu (大天狗) sebenarnya adalah makhluk legendaris yang lebih condong ke Kami (神) ketimbang Yokai (妖怪).

Maka dari itu tak heran bila ia juga sering mendapat julukan ‘anjing surga’. Daitengu memiliki kekuatan yang luar biasa, sehingga disebut sebut sebagai penyebab bencana alam bahkan juga perang.

Daitengu/Ootengu dalam versi Netease

ASAL USUL

Menurut cerita Buddha, mereka lahir ketika seseorang meninggal dan tidak cukup punya dosa untuk pergi ke Neraka. Tetapi terlalu pemarah dan sedikit sombong sehingga tidak bisa masuk Surga. Mereka adalah personifikasi dari sifat-sifat buruk berlebihan yang disiratkan dalam bentuk makhluk baru.

WUJUD

Makhluk ini memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berwibawa dari pada Tengu lainnya. Biasanya menampakkan diri menyerupai manusia. Mengenakan jubah biarawan atau pertapa, dengan wajah merah, dan hidung yang sangat panjang. Mereka juga memiliki sayap yang besar. Konon katanya, semakin panjang hidung dan semakin besar sayapnya, menunjukkan besar kekuatannya. Meskipun begitu, mereka juga akan muncul dalam bentuk burung tapi sangat jarang.

dalam versi yang digambarkan Matt Meyer

TINGKAH LAKU

Mereka hidup menyendiri di puncak gunung yang terpencil, jauh dari pemukiman manusia. Meditasi, dan menyempurnakan diri mereka sendiri adalah kegiatan yang paling mereka sukai dalam kesehariannya. Karena memiliki kekuatan yang besar, mereka juga bisa menjadi buas dan potensi serangannya jauh lebih berbahaya. Sehingga bila ada bencana alam dan bencana besar pada zaman dahulu sering dikaitkan dengan murkanya sang Daitengu yang kuat. Selain itu mereka pun memiliki sifat suka perang dan kejam (yang lebih condong ke pendirian kuat ketimbang sewenang-wenang).

Baca Juga: Tamamo no Mae Istri Idaman Para Pria yang Menakutkan

Tapi seperti yang dikatakan diatas, mereka lebih suka meditasi. Artinya bila memang tidak diusik, mereka tidak akan membuat bencana (terutama dari pusaran angin buatannya). Daitengu juga diklaim bersedia membarikan bantuan kepada manusia. Seperti melatih beladiri dan ilmu lainnya. Manusia yang secara sengaja berniat mencuri ilmu atau minta kekuatan pada Daitengu tidak akan pulang dengan selamat. Maka dari itu kadang ada cerita bahwa mereka suka menculik manusia, padahal ya aslinya salah manusianya sendiri. 😀

daitengu
via tofugu

INTERAKSI dg MANUSIA

Selama berabad-abad, Kotengu (jenis Tengu kecil) terus meneror menusia. Sementara kebalikannya, Daitengu dianggap bukan sebagai musuh umat manusia dan lebih sebagai ras bijak seperti dewa yang tinggal jauh di pegunungan. Banyak orang yang berkelana untuk belajar bersabar dan kebijaksanaan dari mereka. Kadang-kadang, mereka juga akan mengajarkan ilmu sihir kepada manusia yang mereka sukai. Salah satu contoh yang berhasil adalah Minamoto no Yoshitsune, yang konon telah belajar ilmu pedang dari mereka.

Nah, akiba-chan dan akiba-kei. Daitengu merupakan salah satu jenis Tengu yang diagungkan oleh masyarakat jepang. Selain mereka juga masih banyak Tengu jenis lain. Nanti akan mimin bahas satu persatu. Sebelum itu, mimin tanya deh. Daitengu yang mimin jelaskan diatas kira-kira ada persamaannya nggak nih sama SSR Otengu yang dipuja pada penggacha Netease? #digampar 😀

Comments

Loading...