Studio Ghibli sudah jadi nama yang begitu besar tak hanya bagi fans animanga tapi juga masyarakat umum berkat banyaknya judul film anime klasik yang mereka. Bisa jadi karena hal tersebut, saat museum Ghibli kena masalah uang, baru-baru ini dibuka crowdfunding di Jepang untuk mengumpulkan dana bantuan. Dan yang hebat adalah dalam sehari, dana yang terkumpul jauh melebihi target sampai sebesar lebih dari 20 juta Yen.

Bagi yang belum tahu, Museum Ghibli tersebut berlokasi pada daerah Mitaka dalam bagian barat Tokyo yang pertama dibuka pada tahun 2001. Museum tersebut berisikan berbagai hal dari karya-karya studio tersebut yang ditampilkan dalam bentuk eksebisi yang interaktif dan juga memamerkan projek spesial lainnya.

Museum tersebut tentunya sukses berkat kesuksesan dari studio Ghibli itu sendiri, akan tetapi sebagai sebuah tempat rekreasi, bahkan mereka juga mendapatkan kesulitan belakangan ini, yang dapat ditebak karena hal besar yang terjadi sejak tahun 2020, pandemik coronavirus.

Karena pandemik tersebut, tak heran kalau studio itu sudah beberapa kali jadi ditutup sejak tahun 2020. Dan bahkan saat mereka buka juga jumah pengunjung dapat diduga lebih sedikit dari biasanya karena angka pengunjung dibatasi, yang dilakukan untuk menekan penyebaran virus covid-19.

Dengan perkembangan macam itu, tentunya bisa membuat pendapatan museum tersebut jadi makin mengecil, dan bahkan pihak museum itu mengaku kalau sekarang mereka masuk deficit besar. Kota Mitaka telah memberikan dana bantuan untuk museum itu pada bulan Maret, tapi itupun tak cukup untuk bayaran maintenance yang besar.

Tapi kemudian kota Mitaka memulai pengumpulan dana bantuan dari hari Jumat minggu lalu melalui crowdfunding sebesar 10 juta Yen, membuat orang-orang dari luar kota itu untuk bisa menyumbang bantuan secara online, walau sayangnya itu tidak dapat dilakukan bagi yang diluar Jepang. Tapi setidaknya bahkan semangat fans dari dalam Jepang sudah cukup besar.

Dengan dikabarkan kalau hanya dalam sehari, terkumpul dana tak hanya sampai 10 juta, tapi lebih dari dua kalinya, dengan terkumpul sampai lebih dari 21 juta Yen dari 2.808 donor, dan saat ini sudah ditambah jadi total sebesar 23 juta. Dana itu sepertinya akan masih bisa terkumpul lebih banyak lagi, dengan batas periode donasinya dibuka sampai 31 Januari nanti.