Dunia film anime saat ini memang sedang bergemilang. Dengan akhir tahun 2020 lalu fenomena Kimetsu no Yaiba makin meleduk dengan perilisan film Mugen Train, dan awal tahun 2021 ini fenomena itu berganti lagi dengan perilisan film keempat dan terakhir dari seri Rebuild Of Evangelion. Tapi ada seseorang yang mengatakan kalau ia ingin mengalahkan dua nama tersebut, yaitu creator Gundam Tomino Yoshiyuki.

Yup, bagi yang belum begitu kenal, Tomino Yoshiyuki adalah sutradara anime yang banyak diproduksi oleh studio Sunrise. Dan seperti yang dikatakan diawal, namanya paling terkenal sebagai pencipta dari seri Mobile Suit Gundam, yang sangat berpengaruh dalam dunia animanga dan sci-fi dengan menciptakan genre baru yaitu genre Real Robot.

Ia menciptakan Gundam pada tahun 1979, dan seperti yang terlihat dengan popularitas gunpla dan lain-lain, seri itu masih berjalan kuat sampai sekarang. Dan mirip dengan itu, Tomino Yoshiyuki juga tidak pensiun, dengan dirinya masih menjadi sutradara sampai sekarang, walau tidak aktif menyutradai atau terlibat pada setiap anime Gundam.

Untuk projek terbarunya, bulan Juli nanti akan dirilis film Gundam Reconguista in G yang disutradai olehnya, dan pada bulan Mei ada juga film Gundam Hathaway Flash yang walau tak melibatkannya tapi ceritanya berdasarkan novel yang ditulis oleh Tomino.

Hebat rasanya melihat Tomino yang walau terbilang sudah lumayan tua dengan umurnya yang kini 79 tahun, dan akan menginjak angka 80 pada bulan November nanti, tapi masih saja berkreasi dengan semangat dan teliti melihat keadaan industri yang ditekuninya. Dimana ia suka memberi komentar pada judul-judul populer, seperti film Shinkai atau Kimetsu no Yaiba.

Dan sekalian balik ke topik utama, baru-baru ini sang sutradara tampil dalam acara Jepang berjudul Ima Deshou Koza, dan penampilannya disitu lumayan menarik perhatian netizen Jepang karena komentar yang diucapkan Tomino, “selama saya hidup dan membuat anime, saya tak masalah mengatakan ingin mengalahkan Kimetsu no Yaiba atau Evangelion”.

Kata-kata yang tajam, dan juga memperlihatkan kalau umur tua tidak membendung semangatnya dalam berkarya, dengan setelah itu ia juga mengatakan kalau tidak dengan sikap itu maka takkan bisa bekerja dalam industri anime dalam umur 80-an.