Situasi virus COVID19 alias Coronavirus masih saja memanas, dan telah memberikan efek negatif pada dunia animanga dan game negara Jepang, dan sayangnya efek tersebut masih saja bertambah-tambah, dengan baru-baru ini diberikan lebih banyak lagi pengumuman yang tak menyenangkan akan dunia animanga dan game karena virus itu di Jepang, dari pengunduran film Doraemon 2020, pembatalan event AnimeJapan 2020, dan lain-lain.

Kita mulai dari film Doraemon 2020, Nobita no Shin Kyouryuu, film anime Doraemon terbaru yang ke-40 tersebut dijadwalkan untuk dirilis di bioskop Jepang tanggal 6 Maret, kini batal rilis pada tanggal itu karena kekhawatiran akan situasi virus korona, dan event pembukaan film itu di TOHO Cinema Roponngi Hill juga dibatalkan. Tanggal barunya akan diberikan nanti.

Dan tak hanya itu film yang kena pengunduran karena virus korona, dengan perilisan film Shimajiro to Sora Tobu Fune yang merupakan film 3DCG pertama dari seri anime Shimajiro yang seharusnya hari ini tanggal 28 juga batal dan akan diundur ke tanggal lain.

Dan tak hanya film Jepang yang jadi kena undur, karena seperti yang dibilang diawal, salah satu event anime terbesar di Jepang yang jadi tempat banyak pengumuman anime menarik, Anime Japan 2020, juga jadi dibatalkan. Experience Koresponden Internasional Asosiasi Anime Tourism yang membuat fans luar bisa mengunjungi event itu juga jadi dibatalkan, dan bisa meminta refund.

Dan mirip dengan BushiRoad, Bandai Namco juga jadi besar-besaran membatalkan banyak event mereka, dan refund tiket juga bisa dilakukan. Diantaranya adalah event IdolMaster, stage play game Tales Of, konferensi strategi Gundam EXTREME vs Maxi BOOST, dan SAO Fanclub. Kompetisi Tekken 7 Jepang Korea batalkan event publik tapi tetap ada dan bisa ditonton dari livestream.

Lalu mengenai kabar yang diluar dunia animanga dan game, dikabarkan kalau setelah ditemukan 15 kasus virus korona baru di Hokkaido dimana 2 diantaranya anak-anak, Perdana Menteri Jepang Abe Shinzou meminta sekolah-sekolah di Jepang dari SD sampai SMA untuk ditutup dari tanggal 2 Maret sampai akhir libur musim semi, yang berarti sekitar awal April.

Dan walau bukan pembatalan, dikabarkan event Olimpiade Tokyo 2020 kemungkinan bisa dibatalkan karena situasi virus korona ini. Dick Pound dari Komite Olimpiade Internasional mengatakan skala operasi acara olimpiade yang besar membuat event itu tak dapat diundur atau dijadwalkan ulang, perlu diputuskan sampai akhir Mei apakah Olimpiade ini akan dibatalkan atau tetap lanjut.