Virus corona semakin mempersulit negara Jepang, yang kini juga telah memasuki masa darurat COVID-19. Tak hanya kekhawatiran penyebaran virus itu jadi mengancam banyak pekerjaan di Jepang termasuk seiyuu, tapi juga masih menghambat produksi anime seperti pada musim Winter sebelumnya. Dengan kini diumumkan beberapa anime yang dijadwalkan tayang musim ini jadi diundur, seperti anime Oregairu S3.

Ya, kabar sedih bagi fans seri Yahari Ore no Seishun Love Comedy wa Machigatteiru, karena baru diumumkan kalau season baru anime tersebut yang seharusnya tayang musim ini pada tanggal 9 besok jadi ditunda penayangannya karena wabah virus corona.

Pengumuman itu diberikan tak lama setelah PM Abe Shinzou mendeklarasikan masa darurat 7 prefektur Jepang termasuk Tokyo. Sayangnya tak diberikan kepastian kapan jadwal baru penayangannya. Sesuatu yang memang terasa sedih karena ini merupakan season finale dari adaptasi anime Yahari Ore no Seishun Love Comedy wa Machigatteiru.

Dan yang sedihnya lagi adalah mereka bukan satu-satunya anime kena dampak pada musim ini. Karena bersamaan dengan Oregairu S3, diumumkan juga kalau cour kedua dari anime No Guns Life juga diumumkan ditunda penayangannya dengan alasan yang sama.

Part 2 dari anime adaptasi manga karya Karasuma Tasku tersebut seharusnya dimulai penayangannya pada tanggal yang sama dengan Oregairu S3, dan seperti pengumuman Oregairu, tak diberi kepastian juga kapan jadwal baru penayangan anime itu. Channel Youtube Muse Asia telah merilis cour pertamanya gratis di Asia Tenggara dan juga berencana merilis cour keduanya ini.

Dannn masih ada lagi. Dengan film anime yang tayang dalam bulan ini juga jadi ditunda penayangannya, seperti film anime 2020 dari seri Detective Conan dan Doraemon. Dan mengikuti mereka, adalah anime movie dari Violet Evergarden.

Situasi yang terasa lebih menyedihkan lagi bagi movie itu, karena ini kedua kalinya movie Violet Evergarden ditunda penayangannya, dengan yang pertama disebabkan musibah kebakaran Studio KyoAni pada bulan Juli 2019 lalu.

Pihak komite produksi memohon maaf atas hal ini, mengatakan kalau film itu sudah mau selesai dan siap dirilis, tapi setelah mempertimbangkan pengumuman pencegahan penyebaran virus corona di Jepang, diputuskan perilisan film itu ditunda lagi.