Bulan Januari 2021 jadi saat yang seru bagi fans animanga Hataraku Saibou, dengan adanya penayangan dari tak hanya satu tapi juga dua anime dari seri tersebut, Hataraku Saibou season 2 dan Hataraku Saibou BLACK. Tapi baru-baru ini muncul kabar yang membuat bulan itu jadi terasa pahit manis bagi fans seri tersebut, karena dikabarkan kalau kisah finale dari manga Hataraku Saibou juga akan dirilis dalam bulan itu.

Hataraku Saibou adalah seri manga edukasional buatan Shimizu Akane. Judulnya berarti Sel yang Bekerja, dan itulah konsep dan ceritanya, memperlihatkan pergerakan kinerja sel-sel dalam tubuh. Tapi mirip dengan KanColle atau TouRan, ini ditunjukkan melalui anthropomorphis, alias sel-sel itu digambarkan dalam wujud manusia.

Manga tersebut diadaptasi menjadi anime yang dianimasikan oleh David Production yang tayang pada musim Summer 2018. Season kedua anime itu dijadwalkan tayang musim Winter 2021 nanti, bersama dengan penayangan adaptasi anime dari manga spinoff Hataraku Saibou BLACK buatan Harada Shigemitsu dan Hatsuyoshi Issei.

Manga Hataraku Saibou telah berlangsung sejak tahun 2015 dalam majalah manga bulanan Sirius dari Kodansha, tapi perilisannya tak selalu reguler. Dengan manga tersebut juga sempat tidak merilis chapter baru selama 2 tahunan.

Mereka baru merilis chapter baru pada bulan Oktober 2020 ini bersama dengan pengumuman spinoff baru Hataraku Saibou WHITE buatan Kanie Tetsuji yang kemudian dirilis bulan lalu. Tapi baru belum lama ada chapter baru, diberikan pengumuman besar yang agak bikin sedih.

Karena seperti yang dikatakan diawal, diumumkan oleh majalah manga Sirius Kodansha kalau seri manga Hataraku Saibou original karya Shimizu Akane akan merilis chapter terakhirnya dalam isu berikutnya dari majalah tersebut, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 26 Januari 2021!

Dan ada sesuatu yang extra menarik juga, dikatakan kalau chapter terakhir manga Hataraku Saibou tersebut akan mengisahkan… covid-19 alias coronavirus! Sesuatu yang sangat sesuai dengan situasi dunia saat ini ya, dan ini bisa dijadikan kesempatan untuk sekaligus mendidik masyarakat mengenai kinerja dan efek virus itu pada tubuh manusia.