Cosplay bisa dibilang merupakan kreasi, dan dari hal itu, bisa muncul beragam pendapat, dan bisa juga menuai kritik. Contohnya cosplay sexy karakter Shingeki yang dikritik karena terlalu ecchi dan dianggap merusak inti karakter itu. Kali ini ada lagi kabar macam itu, dengan seorang cosplayer pamer paha pada fotonya dan dikritik… Tappiii menariknya apa yang dikritik bukanlah elemen fanservice tapi dekorasinya, sebuah Controller N64.

Cosplayer tersebut adalah Kirima Ayaka, dan minggu lalu ia merilis foto yang jadi pembicaraan netizen Jepang tersebut. Foto tersebut sebenarnya tidak terlalu kearah cosplay, karena isinya adalah foto Kirima yang memakai baju biasa sambil bergaya main game diatas ranjang, dengan fokus utamanya lebih kepada fanservice futomomo alias paha dan kakinya yang telanjang.

Fanservice yang memang tak buruk, dan terlihat kalau tak ada kritikan kepada kakinya. Karena seperti yang dikatakan, kritikan yang dilontarkan kepada foto tersebut adalah kepada aksesori gaming yang dipakai disitu. Yaitu controller dari konsol game Nintendo 64.

Nintendo 64 atau bisa juga disingkat N64 adalah konsol game buatan Nintendo yang dirilis tahun 1996. Konsol tersebut adalah salah satu konsol gaming klasik, dan yang tercanggih pada jamannya.  Dan controller N64 yang unik adalah salah satu kontroller yang paling diingat.

Bentuknya itu adalah karena mereka mengimplementasikan game stick, untuk membuat player dapat memainkan game dengan lingkungan 3D yang menjadi daya tarik konsol itu. Tapi balik lagi ke topik utama, apa masalah para netizen akan controller itu pada foto Kirima?

Yang dipermasalahkan adalah cara Kirima memegang kontroller tersebut. Dikatakan kalau cara memegangnya adalah dengan tangan memegang grip tengah agar jari menyentuh analog stick. Dan cara pegang Ayaka membuat beberapa netizen sangat kecewa, sampai tidak menghiraukan pahanya yang mulus dan empucc.

Terlihat aneh memang bagi yang tidak mengetahuinya, walau tidak pada selevel AC grip. Mungkin situasi itu terasa seperti meme fake gamer girl, tapi sebenarnya Kirima tidak salah karena beberapa alasan. Pertama, Kirima telah mengaku kalau ia tidak lahir pada era N64, dan terbukti kalau ia memang gamer, malah suka game Pokemon Nintendo.

Selain itu, cara memegang controller yang dilakukan Kirima juga tidak dibilang salah oleh pihak Nintendo sendiri. Dengan ada seorang netizen lain yang membagikan foto manual cara memegang controller N64, dan terlihat kalau Kirima memegangnya dengan “gaya Famicom” yang disarankan dipakai untuk main game macam Pokemon Stadium.