Bahkan dalam negara Jepang yang terkenal aman juga tetap bisa ada kejahatan terjadi. Mulai dari pelecehan seksual, tindakan Yakuza, sampai yang tak biasa seperti menawarkan orang-orang untuk menyentuh oppai. Kali ini ada kabar kejahatan lagi di Jepang, dengan beberapa elemen yang tak biasa juga. Yaitu dengan munculnya kabar seorang cosplayer Canada yang ditangkap polisi Jepang karena melakukan penipuan.

Cosplayer Canada tersebut bernama Shannon Danielle Jeann Wong, yang saat ini berumur 29 tahun. Dan ia ditangkap oleh Kepolisian Metropolitan Tokyo atas tuduhan Pemalsuan Status Pernikahan. Dan ia tak sendiri, karena ia juga ditangkap bersama dengan “suaminya”, seorang pria Jepang berumur 37 tahun yang bekerja sebagai tukang bangunan yang tinggal di Tokyo bernama Sasaki Michinari.

cosplayer canada

Menurut laporan, Shannon Wong awalnya masuk ke Jepang sebagai pelajar internasional pada tahun 2012 lalu. Dengan visa pelajar, ia diperbolehkan untuk tinggal di Jepang dari 2012 sampai 2016. Tapi hasratnya yang kuat akan cosplay dan lolita fashion membuatnya ingin tinggal di Jepang lebih lama lagi dari yang telah dibatasi dalam visa pelajar. Dan karena itulah, Wong melakukan penipuan ini. Dengan “menikah” dengan orang Jepang, ia bisa tinggal lebih lama di Jepang.

Dan orang itu adalah Sasaki, yang awalnya ditemui oleh Wong dalam sebuah event cosplay di Shinjuku. Keduanya kemudian membuat kesepakatan. Sasaki mendapat bayaran uang muka sebesar 700.000 Yen dan kemudian dibayar 30.000 Yen setiap bulannya untuk menjadi suami kontrak Wong. Sasaki setuju akan kesepakatan tersebut, dan mereka menyerahkan surat dan dokumen pernikahan mereka pada tanggal 17 Juni 2016 lalu.

Tapi walau dikatakan Sasaki adalah suaminya, keduanya tidak tinggal bersama dan juga tidak berhubungan, dengan pernikahan tersebut hanya on paper. Dengan Wong juga bekerja sebagai pelayan restoran dan Fuzoku Worker, istilah untuk pekerja sex industry.

Dan inilah yang ditemukan oleh petugas Biro Imigrasi Tokyo pada bulan Februari kemarin, yang menurut investigasi mereka, memutuskan kalau Wong dan Sasaki bukanlah pasangan suami istri yang sah. Dan kepolisianpun menangkap mereka pada tanggal 11 Juni, dengan Wong dan Sasaki mengakui kesalahan mereka.