Efek virus corona tak hanya menunda penayangan banyak anime yang sedang atau akan tayang, tapi juga membawa dampak pada anime lama, yang terjadi pada perilisan DVD Bluray anime tersebut. Contohnya DVD Bluray anime Ishuzoku Reviewers yang perilisannya jadi kena delay karena produksi figure bonus DVD tersebut kena halangan akibar Coronavirus. Contoh yang baru adalah final Bluray Hero Academia S4.

Boku no Hero Academia berawal dari manga karya Horikoshi Kouhei yang diserialisasikan dalam majalah manga Shonen JUMP. Manga itu kemudian diadaptasi jadi anime oleh Studio BONES. Season pertamanya tayang pada musim Spring 2016, dan dilanjutkan ke season dua yang tayang tahun berikutnya pada Spring 2017.

Dan pada tahun 2018 sekali lagi pada musim semi, season ketiganya juga ditayangkan. Dan movie pertamanya yang berjudul Futari no Hero ditayangkan juga sekitar pertengahan masa penayangan season tersebut pada tanggal 3 Agustus, dengan keterlibatan original mangaka dan juga staff dan studio seri animenya.

Keseruan animanga itu terus berlanjut dengan season 4 yang ditayangkan pertengahan akhir tahun lalu pada musim Fall 2019. Season 4 tersebut berjalan sepanjang 2 cour alias 2 musim, membuat anime itu tayang sampai Winter 2020. Dan semakin meriah lagi dengan pengumuman setelah episode akhir season 4 itu kalau Season 5 sedang dalam pembuatan.

Setelah penayangan di TV dan atau streaming online tentu ada juga perilisan DVD Bluray anime tersebut, yang telah dilakukan juga oleh Boku no Hero Academia. DVD Bluray itu dirilis dalam total 6 bagian yang masing-masing berisi 4 episode.

Tapi seperti yang dikatakan diawal, ada kabar sedih dikarenakan efek virus corona. Dengan DVD Bluray vol 6 Boku no Hero Academia yang berisikan episode 85-88 yang dijadwalkan pada tanggal 17 Juni dikabarkan ditunda perilisannya sampai pada tanggal yang tak ditentukan.

Ini bukan masalah virus corona pertama bagi anime itu, dengan penayangan movie Boku no Hero Academia Heroes Rising di Asia Tenggara termasuk Indonesia juga ditunda penayangannya untuk mencegah penyebaran virus tersebut.