Virus Korona dari China masih begitu marak, membawakan banyak dampak negatif, begitu juga di Jepang. Akan tetapi berbagai perusahaan di Jepang juga melakukan inisiatif yang positif untuk membantu masyarakat dalam momen negatif tersebut, seperti secara resmi menggratiskan banyak sekali seri dan volume animanga secara digital. Dan yang baru lagi, adalah membuat ratusan JAV Free ditonton secara resmi juga.

Yup, kabar yang “menggembirakan” bagi para adult di Jepang 😉 dan nama perusahaannya mungkin sudah ada yang kenal, yaitu SOD atau Soft On Demand, salah satu produser JAV terkemuka di Jepang yang sebelum ini juga suka memberikan kabar-kabar unik.

Seperti membuat Bar Berdiri yang pelayannya adalah para artis JAV yang membintangi video-video mereka. Atau membuat generator listrik “bertenagakan” penonton VR JAV untuk merayakan White Day tahun 2019 lalu.

Dan bicara soal White Day, sepertinya yang dilakukan oleh Soft On Demand kali ini bagaikan hadiah White Day bagi masyarakat Jepang yang dilanda virus korona, karena dikabarkan kalau mereka membuat video JAV dalam website mereka gratis untuk ditonton dari 13 Maret, sehari sebelum White Day pada tanggal 14-nya, sampai 31 Maret 2020!

Dan sebagai salah satu pembuat JAV ternama di negara Jepang, katalog mereka bukan level yang kecil atau eceran, dengan disediakan sampai 200 Japanese Adult Video yang bisa ditonton gratis dalam website mereka!!

Walau memang ada syarat dan ketentuan yang berlaku juga. Karena pertama penonton perlu register jadi member website Soft On Demand Prime, baru mereka bisa menelusuri website mereka dan membeli sampai 200 video mereka dengan harga 0 Yen. Dan bahkan ada hadiah bagi 200 pembeli pertama, yaitu alat masturbasi ala Tenga buatan mereka sendiri yang bernama SOD Basara.

Tapi ada hasil yang kocak juga dari kabar ini. Karena sepertinya saking banyaknya yang senang akan hal tersebut, sampai beberapa netizen Jepang di Twitter mengatakan kalau website SOD jadi crash setelah pengumuman itu! Mirip dengan begitu dicarinya sex toy di Jepang pada masa virus korona saat ini karena banyak yang sulit keluar rumah.