Virus korona membawakan berbagai kabar negatif, dari merendahkan supply sex toys di Jepang dan mengganggu produksi anime sampai membatalkan atau mengundurkan berbagai event besar. Dan setelah dibatalkannya event Anime Japan 2020, salah satu event anime terbesar di Jepang, baru-baru ini dikabarkan kalau event game besar level internasional E3 2020 juga dibatalkan karena kekhawatiran akan coronavirus.

E3 atau Electronic Entertainment Expo adalah event terbesar dalam industri gaming yang dihadiri game developer dari seluruh dunia termasuk Jepang untuk memamerkan projek mereka. Tapi sayangnya setelah melihat perkembangan virus korona, organizer event itu mengumumkan pembatalan E3 2020, sesuatu yang pertama kalinya terjadi pada event itu.

Mirip dengan Anime Japan yang suka memberikan banyak kabar animanga meriah, tahun ini jadi tak ada kabar game seru dari E3. Tapi setidaknya ada developer non-Jepang yang tetap akan aktif, dengan Microsoft & Ubisoft mengumumkan sebagai gantinya mereka akan mengadakan event digital mereka sendiri.

Dan tak hanya itu saja, dengan 2 event musik Amerika Serikat yang terhubung dengan dunia animangame juga kena dampak. Dengan konser Dragon Ball Symphonic Experience Tour di Chicago juga diumumkan batal.

Kemudian ada konser Coachella 2020 yang tahun ini terasa akan memeriahkan fans Jejepangan, dengan menghadirkan penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu dan Hatsune Miku. Akan tetapi sayangnya event itu diumumkan diundur dari April ke Oktober.

Lalu sekalian balik ke Jepang, diumumkan adanya pembatalan dua event lagi. Ada event BitSummit yang merupakan event game indie tahunan yang diadakan di Kyoto yang seharusnya diadakan tanggal 9-10 Mei ini. Dikatakan mereka akan lanjut dengan merencanakan BitSummit berikutnya.

Lalu yang lebih besar lagi, adalah event besar seputar anime, game, musik, cosplay, yaitu NicoNico Chou Kaigi, yang seharusnya diadakan tanggal 18-19 April. Tapi seperti Microsoft & Ubisoft, event itu jadi berubah ke online event bernama NicoNico Net Chou Kaigi yang diadakan dari 12-19 April.

Event NicoNico sebelumnya didatangi sampai lebih dari 160.000 pengunjung, tapi penonton online event itu dikatakan mencapai lebih dari 6.6 juta orang, jadi event online only ini terasa tak begitu berdampak negatif akan kemeriahannya.