Event besar dunia animanga di Jepang, Comic Market alias Comiket, mengalami masa yang menyulitkan saat ini karena masalah pandemik yang masih belum selesai juga, dan apalagi karena adanya bentrok dengan jadwal event Olimpiade Tokyo. Hal tersebut membuat event Comiket ke 99 jadi diundur terus dan kepastiannya terasa meragukan. Tapi akhirnya telah dikabarkan kalau event tersebut akan terjadi, dan dijadwalkan untuk akhir tahun ini.

Event Comiket 99 menurut alur jadwalnya seharusnya diadakan pada musim dingin 2020, yang kemudian jadi diubah jadwalnya dari musim dingin ke musim panas, dimana awalnya direncanakan untuk diadakan dalam saat libur Golden Week diantara akhir April awal Mei karena adanya event Olimpiade Tokyo dan masalah pandemik.

Akan tetapi pandemik di Jepang semakin memburuk pada masa Golden Week tersebut, sampai Tokyo dan beberapa area lain jadi masuk masa darurat coronavirus lagi. Dan hal tersebut membuat event itu terpaksa jadi diundur lagi.

Dijelaskan lebih detail kalau bahkan setelah masa darurat di Tokyo selesai, pengukuran transisi akan diberlakukan sampai beberapa waktu kedepan, dan bahkan setelah transisi itu selesai sebelum bulan Mei, tetap diperkirakan akan ada pembatasan pada event besar macam Comiket. Dikatakan kalau para staff Comiket berencana untuk mengadakan event itu pada musim dingin.

Dan sepertinya rencana tersebut kini telah dipastikan. Dengan baru-baru ini diumumkan kalau event Comic Market 99 jadi diadakan pada tanggal 30-31 Desember 2021, dan event itu benar-benar event fisik, yang diadakan pada lokasi Tokyo Big Sight seperti biasanya.

Walau mengingat keadaan pandemik sejauh ini, bisa saja jadwal itu berubah lagi. Akan tetapi para staff mengatakan kalau mereka mencoba memprediksikan perkembangan situasi kedepan, dan jika tidak dilakukan perencanaan dan bersiap dari sekarang maka takkan ada Comiket nantinya.

Komite Comiket berencana mengimplementasikan hal-hal yang diperlukan dalam menghadapi masalah pandemik dengan mengikuti guideline event Covid-19 yang dibuat koalisi Doujin Event 2020. Dikatakan kalau angka pengunjungnya akan dikurangi dari 200.000 sehari jadi beberapa belas ribu, dan mungkin akan mengimplementasikan sistem lotre untuk tiket masuknya.