Takoyaki adalah nama makanan asal daerah Kansai di Jepang, berbentuk bola-bola kecil yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi potongan gurita di dalamnya. Makanan ini biasanya dijual di Jepang sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai camilan. Orang jepang biasa menjualnya dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah. Dan disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulang.

Nah, ada beberapa cara nih untuk menyantap si bulet gemesin. Kalau di indonesia, Akiba-chan dan akiba-kei yang sering main ke event jejepangan mungkin terbiasa makan cemilan ini hanya dengan satu macem cara aja. Yaitu disajikan lengkap bersama taburan katsuoboshi dan maypnes + saos. Tapi sebenarnya ada cara lain lho…

1. Takoyaki polos

takoyaki2

Sesuai namanya, yang ini tidak di beri tambahan apa apa alias polos namun ada juga yang menambah kan nya dengan garam kasar di atas nya. Meskipun polos hmmm… dijamin ketagilan buat makan lagi 😀

2. Takoyaki Dengan Saus

takoyaki9

Adonannya sih masih sama. Namun biasa nya di beri tambahan saus dan mayones serta di taburi Aonori yang merupakan lembaran rumput laut kering.

3. Takoyaki Kecap Asin

takoyaki

yang kayak gini ga ada kali ya di Indonesia. Penyajiannya hanya dengan menggunakan kecap asin dan nori lembut. Biasanya memiliki rasa yang lebih kuat dan gurih.

4. Tamagoyaki

tamagoyaki

Ini bukan terlur dadar biasa lho ya… Merupakan percampuran adonan tepung terigu bahan Takoyaki dengan telur. Baru deh dibakar/digoreng. Cara makan nya juga unik. Lebih mantap dengan di celupkan kedalam sup Dashi yang pekat.

Ciri Khas Takoyaki

takoyaki8

Sedikit info tambahan buat yang belum tahu. Cemilan ini dimakan dengan menggunakan tusuk gigi. Tetapi di Tokyo dimakan dengan menggunakan sumpit sekali pakai. Para pedagang biasanya selalu memberikan 2 batang tusuk gigi untuk satu orang, karena tako yang ditusuk dengan sebatang tusuk gigi bisa berputar-putar sewaktu diangkat dan jatuh sebelum masuk ke mulut.

Pada mulanya, Takoyaki dijual dengan menggunakan tusukan bambu dengan isi 3 buah per tusuk. Di sekitar tahun 2000 kamu masih bisa menjumpai sebuah kios yang menjual takoyaki dengan tusukan bambu di Prefektur Aichi. Harganya berbeda-beda bergantung wilayah dan kios yang menjual. Satu set berisi 5-8 buah, takoyaki biasa dihargai antara 200 yen hingga 400 yen. Di daerah Kansai, harga bisa menjadi lebih murah akibat persaingan ketat di antara penjual, jadi kamu bisa memilih mana yang murah dengan rasa yang lezat .

Di kota Osaka, kios penjual cemilan ini bisa dengan mudah kamu jumpai di mana-mana. Penjual dengan kios yang agak luas kadangkala menyediakan ruangan khusus untuk makan. Tetapi juga sering dinikmati secara santai sambil berdiri disini, berjongkok atau dimakan sambil berjalan. Oh iya, biar lebih nikmat, sebaiknya dinikmati di tempat dalam keadaan panas-panas ya, walaupun pembeli di Osaka sering meminta dibungkus untuk dibawa pulang.

Ngiler nih liat penampakan bulet-bulet diatas? Yang udah pernah nyoba tulis kesan pesan kalian di komen deh 😀