Apa yang terbayang dalam benak Minasan ketika mendengar cerita tentang seseorang yang kerja di Jepang? Pastinya, yang terbayangkan pertama adalah mahir berbahasa Jepang bukan? Keahlian tersebut bisa dibilang syarat yang paling utama, namun seiring dengan waktu yang cukup lama tinggal di sana, maka lama-lama juga kita akan menguasainya. Namun, apakah cukup itu saja? Nyatanya tidak, kita harus memenuhi kriteria yang diinginkan kebanyakan perusahaan Jepang.

Kalau Akiba-chan dan Akiba-kei memang mempunyai mimpi besar untuk bekerja di Negeri Bunga Sakura, maka Akiba Nation mempunyai tolak ukur yang bisa dijadikan patokan apakah Minna cocok atau tidak. Di bawah ini ada ulasan mengenai 7 ciri bahwa seseorang pantas kerja di Jepang. Jika Minasan yakin ciri-ciri ini ada pada diri Minna, maka masukkanlah mimpi bekerja di Jepang dalam daftar apa yang akan dilakukan di masa depan nanti. 🙂

1. Kerja Tim

kerja di jepang-1

Apakah Minasan sosok yang menyukai bekerja dalam tim? Jika iya, maka Minna mungkin pantas untuk kerja di Jepang. Mengapa bisa begitu? Karena nyaris semua perusahaan Negeri Matahari Terbit menggunakan sistem kerja tim dalam melakukan pekerjaan. Tugas-tugas akan dibagi sama rata ke seluruh anggota sesuai dengan kemampuannya masing-masing, dan seluruh keputusan menyangkut pengambilan tindakan bakal diambil secara musyawarah. Kelebihan sistem ini, pimpinan perusahaan menjadi lebih mudah mengambil keputusan yang akurat karena semua faktor berhasil dikumpulkan dari pendapat-pendapat pegawai.

Dalam sistem kerja tim, mungkin akan ada banyak rapat, pelatihan, negosiasi, diskusi, briefing, dan sebagainya. Hal tersebut akan meningkatkan pengetahuan seluruh karyawan serta gambaran mereka atas tugas dari pekerjaan yang hendak dilaksanakan. Selain itu, kemampuan berkomunikasi setiap pegawai bakal terlatih. Ini dikarenakan bekerja dalam tim mengharuskan individu mengeluarkan unek-unek apa yang dipikirkannya terhadap apa yang sedang dihadapi. Sayang, kelemahan sistem kerja ini adalah perusahaan jadi agak lambat merespon, karena untuk mengambil satu keputusan saja harus melalui proses yang cukup panjang. Dan bagi yang tidak pandai bergaul akan menemui kesulitan dalam sistem kerja tersebut.

 

2. Tepat Waktu

Akiba-chan dan Akiba-kei termasuk orang yang sering datang lebih cepat dari waktu yang ditentukan? Atau istilahnya punya sifat tepat waktu? Kalau jawabannya iya, maka Penulis ucapkan selamat, karena kamu pantas untuk kerja di Jepang! Patut diketahui, orang Jepang sendiri merupakan pribadi yang sangat menghargai waktu. Di sana pepatah waktu adalah emas begitu nampak terlihat adanya. Jadi, tidak heran kalau setiap pagi kereta yang menjadi akomodasi paling utama di Negeri Bunga Sakura penuh sesak dengan para pekerja. Dan jika jam masuk kerja adalah pukul delapan pagi, maka mereka akan datang 5-10 menit lebih dahulu.

 

3. Teliti

Untuk dapat kerja di Jepang, seseorang haruslah punya sifat teliti. Ceroboh dan teledor bukanlah sesuatu yang baik untuk dibawa ke Negeri Matahari Terbit. Karena sekali kamu melakukan kesalahan disebabkan kecerobohan atau keteledoran, maka bisa menjadi masalah yang mencemarkan nama baik. Ujung-ujungnya keprofesionalan kamu diragukan oleh pegawai lain dan atasan. Meskipun begitu, jangan terlalu perfeksionis, itu hanya akan menyusahkan tim dalam bekerja sama. Kamu cukup jadi orang yang teliti dan peduli dengan detail yang mampu mengecilkan kemungkinan terjadinya kesalahan. Inilah sifat yang harus kamu bawa ke Negeri Bunga Sakura! Hukumnya wajib!

4. Loyalitas

Semua perusahaan di dunia menginginkan pekerjanya punya loyalitas yang tinggi. Namun, perusahaan Jepang dikenal sebagai produsen yang paling terobsesi dari semuanya dengan pegawai jenis seperti ini. Biasanya, perusahaan di sana lebih menyukai orang yang telah lama bekerja pada satu perusahaan karena dianggap memiliki kesetiaan yang tinggi. Selain itu, keahliannya dirasa sudah mumpuni karena banyak pengalaman dialami seiring waktu berlalu. Bahkan, ada sebuah perusahaan yang menerima mantan karyawannya yang telah keluar dan bekerja pada perusahaan lain tanpa perlu mengikuti serangkaian tes serta wawancara kerja lagi. Loyalitas merupakan aspek yang cukup penting dalam perekrutan.

Baca juga: 5 Pekerjaan Paling Aneh di Jepang Dengan Gaji Besar, Minat Melamar?

5. Mencintai Pekerjaan

Apa yang tergambar dalam benak Minasan ketika mendengar kata ‘orang Jepang’ dan ‘kerja’? Mungkin yang terpikirkan pertama adalah sifat mereka yang gila kerja hingga terjadi Karoshi alias kerja sampai mati? Tapi benarkah begitu? Pada kenyataannya itu adalah sesuatu yang agak kurang benar. Memang ada ‘banyak’ orang Jepang yang gila kerja atau sebutan kerennya ‘workaholic’, tapi itu juga bukan berarti menggambarkan semuanya. Yang lebih tepat, orang Jepang bukan gila kerja, tapi mereka mungkin sangat mencintai pekerjaannya. Di sana, penempatan pegawai selalu sesuai dengan bidang yang menjadi minatnya. Akiba-chan dan Akiba-kei termasuk orang yang mencintai pekerjaan? Kalau begitu cocok kerja di Jepang dong!

 

6. Misi

Perusahaan Jepang bakal memberimu misi dalam setiap waktunya yang harus kamu selesaikan. Entah jumlah produk yang harus kamu tangani, kesalahan-kesalahan yang mesti kamu kecilkan persentase kemungkinannya, jumlah pelanggan yang mesti didapatkan, atau target-target tertentu. Kamu harus menjadi orang yang selalu terbuka lebar dalam menerima tekanan deadline wakru. Pintar-pintarlah mengatur waktu karena detik jarum jam menentukan nasibmu ke depan. Singkat kata, Minasan bisa dibilang sebagai misionaris yang harus menamatkan misi-misi yang diberikan oleh pimpinan. Jadilah misionaris yang penuh semangat dalam menjalankan misinya ya!

 

7. Ramah

Ini juga penting untuk dimiliki Minasan yang ingin kerja di Jepang. Bagaimana pun sifat ramah membuat semua tugas yang dilakukan jadi terasa ringan. Orang yang ramah lebih mudah bekerja sama dengan rekan-rekan kerja setimmya, dan cepat naik jabatan karena disenangi oleh bos. Apalagi, perusahaan-perusahaan Jepang selalu mengusung konsep ‘rumah kedua bagi para pekerja’. Kalau kamu sangat peduli pada bawahan, rekan kerja setim, kolega, dan atasan, maka jalan untuk kesuksesan terbentang lebar. Mulai dari ini, jadilah orang yang punya empati besar terhadap sesama! Tidak ada orang sukses yang tidak ramah. Kebanyakan dari mereka merupakan orang dengan hati yang hangat dan mudah tersenyum pada siapa pun.

Itulah 7 ciri jika Akiba-chan dan Akiba-kei cocok untuk kerja di Jepang. Apakah Minasan punya beberapa ciri di atas? 🙂