Karya emas Suetsugu Yuki yang berjudul CHIHAYAFURU sepertinya sudah siap meramaikan kancah dorama. Manga yang sampai saat ini sudah mencapai dua puluh tujuh volume (on going) ini segera merilis film live action sebanyak dua seri dengan dua judul berbeda. Asyiknya lagi, dua film ini bakal diputar secara berkejaran tahun depan.

Film adaptasi tersebut baik yang pertama maupun kedua ditangani oleh TOHO dengan sutradara Norihiro Koizumi. Aktor pilihanpun telah disipakan untuk menghasilkan film terbaik diantaranya Suzu Hirose sebagai Chihaya Ayase, Morinaga Yuki sebagai Tsutomu Komano, Nomura Shuhei sebagai Mashima Taichi, Yuma Yamato sebagai Nishida Yusei, Kunimura Jun sebagai Harada-Sensei, Matsuoka Mayu sebagai Wakamiya Shinobu, Miyuki Matsuda sebagai Taeko-Sensei, Mackenyu sebagai Arata Wataya, serta Shimizu Hiroya sebagai Akihito.

Pengambilan syuting dilaksanakan di gerbang Roumon di Kuil Oumi – Prefektur Shiga. Syuting ini bukan sebuah kebetulan belaka tetapi memang direncanakan dengan matang disana serta melibatkan event nyata yakni Turnamen Karuta besar tingkat SMA. Turnamen tersebut muncul di dalam cerita manga yang terinspirasi dari kisah nyata. Nilai plus yang membuat manga Yuki-Sensei ini dijadikan film live action juga karena telah menyabet gelar juara Manga Taishou enam tahun lalu serta Kodansha Manga Award di tahun 2011. Selain itu, anime dengan judul serupa juga telah mengudara sebanyak dua puluh lima episode dua tahun lalu.

chihayafilm (2)

Untuk filmnya, yang pertama diberi judul Chihayafuru: Kami no Ku akan ditayangkan pertama kali tanggal 19 Maret 2016. Sedangkan film kedua dengan judul Chihayafuru: Shimo no Ku menyusul premiere tanggal 29 April 2016. Pembelian tiket aerlybird nya sudah dapat dilakukan mulai tanggal 12 nanti. Buyer yang membeli tiket lebih awal akan mendapatkan clear file dg gambar yang dilukis sendiri oleh Yuki-Sensei secara cuma-cuma.

Chihayafuru mengisahkan seorang gadis bernama Chihaya Ayase yang hampir separuh hidupnya diabdikan untuk mensupport karir model saudaranya. Namun hidupnya berubah sejak mengenal Arata, seorang pemain Karuta (game kartu klasik dari jepang yang dimainkan secara berkelompok). Chihaya akhirnya yakin dengan kemampuannya dan bercita-cita ingin menjadi pemain Karuta nomro satu di Jepang. Ai lalu memutuskan untuk masuk Mizusawa Karuta Club, club di SMA nya yang ternyata berisi teman-teman masa kecilnya.

chihayafilm (4)

chihayafilm (3)