Hobi cosplay telah mendunia, dengan tak hanya fans animanga atau film dan game dari negara Jepang dan Amerika yang melakukannya. Bahkan sekarang ada banyak juga cosplayer yang berasal dari Indonesia, dan kualitasnya juga sudah mampu menyaingi cosplay negara-negara lain. Dan salah satu yang terkenal adalah cosplayer Lola Zieta, yang baru-baru ini diwawancarai oleh Youtube channel Asian Boss.

Mungkin sudah ada yang tahu channel tersebut, dengan beberapa video channel itu juga telah ditampilkan dalam beberapa artikel Akibanation. Asian Boss adalah channel Youtube yang isinya berupa wawancara mengenai berbagai topik dari berbagai negara Asia. Channel itu telah bertumbuh makin luas, dan kini ada juga wawancara menyangkut negara Indonesia.

Dan salah satu yang terbaru dari Indonesia adalah wawancara keren bersama model dan cosplayer Lola Zieta. Inti wawancara itu adalah mempertanyakan aktivitasnya sebagai model gravure dan cosplayer yang seringnya tampil sexy, dalam negara Indonesia yang dikenal ketat akan hal tersebut.

Lola sendiri menjelaskan kalau beberapa tahun lalu sekitar tahun 2015 atau 2016 isu aktivitasnya tampil memakai kostum dan busana yang terbuka jadi meleduk dan mengejutkan banyak orang.  Dikatakan kalau ada banyak juga yang membuli dan mengutuknya, yang tentu membuatnya sedih.

Tapi ia kemudian berpikir, kenapa malah memikirkan komen yang judgmental dan menghiraukan mereka yang mendukung dan memahami dirinya? Dan kerennya sekarang justru semakin banyak saja orang yang memberi support kepadanya. Ia juga ditanyakan apa ada yang suka melihat-lihatnya saat jalan di tempat umum.

Lola menjawab kalau di dperkampungan atau kampung halamannya di SumUt bisa ada yang mempertanyakannya kalau ia memakai baju ketat, tapi tak ada isu. Kemudian Lola ditanya apakah ia merasa self concious saat memakai baju yang tak seperti wanita Indonesia pada umumnya. Ia menjawab kalau ia merasa tak apa-apa dan ia tak apa-apa jika orang melihat dirinya aneh.

Lola juga mengatakan kalau kita yang tinggal di Indonesia dengan beragam budaya dan agama harus lebih terbuka menerima hal baru, dan meskipun tak ada kecocokan janganlah kita mengganggu atau melanggar hak orang lain. Bagi yang ingin melihat wawancara itu lebih lengkap yang juga berisikan beberapa behind the scene photoshoot yang dilakukannya, silahkan cek disini 😉