Game Super Smash Bros Ultimate baru mendapatkan karakter playable baru Terry Bogard dari game Fatal Fury. Dan ia tak sendiri, dengan ada juga cameo dari berbagai karakter penting game tersebut yang muncul di Smash. Tapi ada satu karakter yang tak ada, karena ia dilarang masuk, dan ia adalah Mai Shiranui. Akan tetapi yang namanya manusia, para players juga memakai cara-cara cerdik untuk bisa menghadirkan Mai ke Smash Ultimate.

Bagi yang belum tahu ceritanya, minggu lalu game Super Smash Bros Ultimate untuk Nintendo Switch baru mendapatkan paket DLC Fatal Fury yang berisikan karakter Terry Bogard dan juga stage yang terinspirasi dari game Fatal Fury yang menghadirkan cameo beberapa karakter game tersebut.

Akan tetapi disitu sama sekali tidak terlihat adanya karakter Mai Shiranui, yang merupakan salah satu karakter paling terkenal dari game tersebut. Dan dijelaskan oleh Sakurai sang sutradara Smash Bros kalau itu disengaja. Mai Shiranui tak dibawa masuk karena desainnya yang terlalu sexy, dan game Smash Bros adalah game dengan rating semua umur.

Kabar tersebut jadi viral, dan fans baik di Jepang dan luar bereaksi, dengan banyak yang membercandai keputusan tak dimasukkannya Mai Shiranui, tapi karakter sexy macam Bayonetta dan Zero Suit Samus hadir dan playable di Smash Bros Ultimate.

Tapi ini bukan pertama kalinya halangan macam itu muncul. Seperti beberapa waktu lalu saat game Smash Bros memasang sensor pada pantsu Princess Peach, dan beberapa JAM setelah itu ditemukan trik agar sensor itu bisa hilang. Kini situasi “disensornya” Mai Shiranui dari Smash Bros Ultimate, juga dihadapi dengan cerdik.

Diantaranya, ada cara yang sederhana, dimana para player menamai Mii Fighter mereka jadi Mai. Dan beberapa juga ada yang tampil extra dengan memakai kostum dengan warna merah putih seperti kostum original Mai. Lalu cara yang lebih NSFW dan sulit, adalah dengan “memahat” karakter tersebut dan dipasangkan dalam stage custom Smash Bros, layaknya stage Aqua KonoSuba.

Dan mirip dengan Aqua yang pahatan pantatnya difokuskan, begitu juga dengan Oppai Mai Shiranui dalam stage-stage tersebut. Atau selain itu, ada juga yang lebih kearah SFW dan koplak dengan memahat karakter Mai bukan secara ecchi tapi dengan wajah menangis, seperti sedih karena dilarang masuk secara resmi ke game itu.