Siapa yang tidak mengenal burger? Semua orang di dunia pastinya menyukai makanan instan satu ini. Dengan kombinasi daging, daun salada, acar mentimun, potongan tomat, irisan bawang bombai, saus mayones, keju, dan disatukan bersama dua roti berbentuk lingkaran tipis di atas juga di bawahnya, membuat burger begitu dinikmati publik luas sebagai santapan pengganjal perut. Sebab amat digemari, inovasi menyangkut pembuatan burger pun mulai gencar dilakukan. Salah satu contoh paling unik yakni di Jepang. Di Negeri Bunga Sakura itu ada sebuah burger yang dinamakan Burger Donald Trump!

Burger Donald Trump

Wah, seperti apa ya kiranya burger tersebut? Restoran BLT Steak, yang ada di Ginza dan Roppongi Tokyo, adalah pelaku di balik layar atas beredarnya Burger Donald Trump. Burger unik satu itu menjadi menu spesial restoran mereka. Masyarakat yang penasaran pun berbondong-bondong menyerbu restoran tersebut. Mulai dari orang lokal, hingga mancanegara. Maka jumlah pengunjung yang ingin mencicipi makanan berciri khas Trump pun tidak terbilang jumlahnya. Kursi dan meja di restoran itu penuh, mengakibatkan stok untuk pembuatan burger spesialnya ludes dalam waktu singkat.

Burger Donald Trump.

Tidak heran, sejak terpilihnya menjadi Presiden Amerika Serikat menggantikan Barack Obama dan mengalahkan Hillary Clinton pada pemilihan umum presiden tahun 2016 lalu, nama Donald Trump melesat tinggi sebagai topik yang paling sering dibicarakan. Ditambah kepribadian Trump yang kontroversial, menjadikan pria berambut pirang itu dikenal publik luas. Negara-negara di dunia mulai membuka mata terhadap sosok unik yang satu ini, dan Jepang ‘memeluk’ Amerika Serikat dengan mengubah presiden barunya menjadi burger.

Baca juga: Berlibur ke Jepang? Berikut Ini Tempat Berbelanja Terbaik di Tokyo

Akiba-chan dan Akiba-kei harus tahu, meski berbagai produk bertema Donald Trump juga tersedia banyak, Burger Donald Trump menjadi sesuatu yang melebihi lainnya. Tak heran jika itu terjadi, mengingat BLT Steak adalah sebuah restoran steak AS yang jadi bagian dari Trump International Hotel di Washington D.C. Menyambut pelantikan Trump sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam, BLT Steak menawarkan burger yang bentuknya dibuat sedemikian mirip dengan ciri khas orangnya.

Burger Donald Trump.-3

Potongan apel diletakkan pada burger dengan diatur posisi dan bentuknya agar menyerupai anak rambut atau poni milik Trump. Bukan hanya mirip, burger itu juga dibuat sebagai simbol kekayaan yang dipunyai Trump dengan bahan-bahan paling mahal berkualitas tinggi. Makanan tersebut terdiri dari apel karamel dengan truffle, daging filet mignon premium 150 gram, 100 gram foie gras Prancis, saus dari anggur, madu segar dari peternakan lebah, dibalut roti yang dipanggang dengan keju gruyere, dilapis telur mata sapi, dan dibuat menggunakan rempah-rempah pilihan sehingga rasa serta aromanya terasa begitu ‘mahal’.

Burger Donald Trump.-4

Apakah Penulis sudah mengatakan jika dalam sehari cuma disediakan tiga porsi Burger Donald Trump pada setiap restoran? Inilah alasan mengapa para pengunjung memenuhi kursi dan meja di restoran BLT Steak Jepang, karena mereka penasaran seperti apa burger fenomenal tersebut. Banyaknya para pengunjung patungan dengan yang lain untuk memesan satu porsi burger unik itu, atau bahkan terkadang mereka berkerumun hanya untuk sekadar menonton. Pemesan diharuskan melakukan reservasi pada restoran di hari sebelumnya, untuk dapat menikmati burger dengan harga 5.800 yen (sekitar Rp 700.000) tersebut besok harinya.

Comments

Loading...
SHARE
Previous articleBersiaplah Pecinta Horror, Mahou Shoujo Site akan jadi Anime!
Next articleDEKOTORA ~ Sang Pelangi Raksasa di Jalan Raya Jepang
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.