Membuat sebuah topik menjadi bentuk animanga memang lumayan umum di Jepang. Contohnya menggabungkan pengajaran arsitektur dengan genre BL alias Boys Love dalam bentuk ilustrasi para pria tampan dan cantik. Kali ini ada lagi hal serupa, dimana ada sebuah buku yang mengisahkan berbagai kisah mitos Jepang klasik, tapi karakter-karakter didalamnya disulap jadi pria tampan dalam bentuk cerita BL.

Buku tersebut adalah BL Koten Selection, dengan Koten berarti Karya Klasik. Selain mengadaptasikan kisah karya klasik Jepang menjadi kisah Boys Love, dikatakan kalau buku tersebut “ditranslasi” dengan kata-kata yang memakai bahasa Jepang modern.

Buku tersebut pertama dirilis pada bulan Oktober kemarin, dengan volume pertamanya memakai Kisah Putri Kaguya dan Ise Monogatari, yang “ditranslasi” oleh Yukifune Emma, dengan ilustrasi yang digambarkan oleh mangaka Yamashita Tomoko, creator manga yaoi Koi no Kokoko ni Kuroi Hane.

Tentu dengan perubahan genre menjadi Boys Love, kisah klasik tersebut jadi memiliki beberapa perubahan. Contohnya dalam cerita Putri Kaguya, yang menjadi karakter utamanya bukan putri Kaguya tapi seorang pangeran tampan, yang diubah namanya menjadi Kaguyahiko.

Dan diumumkan juga kalau jilid keduanya telah dirilis, dan jilid ketiganya direncanakan akan dirilis bulan Maret nanti. BL Koten Selection volume 2 masih memakai mengadaptasikan kisah Jepang klasik menjadi cerita Boys Love, tapi yang ini bukan sembarang klasik, karena untuk volume 2, buku itu mengadaptasikan Kojiki!

Bagi yang belum tahu, Kojiki atau Furukotofumi adalah buku mengenai sejarah Jepang yang paling tua. Buku sejarah tersebut disusun oleh Ou no Yasumaro atas permintaan Kaisar Wanita Genmei diawal abad ke-8. Berisikan koleksi beragam mitologi, legenda, dan lain-lain.

Mengisahkan hal-hal seperti bagaimana daratan Jepang tercipta sampai cerita mengenai para Kaisar. Tapi dalam adaptasi boys love dari BL Koten Selection ini, dikatakan kalau kisah tersebut akan dibuat menjadi kisah romance comedy.

Buku kedua ini tapi memiliki penulis dan ilustrator yang berbeda lagi dari yang pertama, dimana kali ini “translator”nya adalah Uminekozawa Melon, dan dengan ilustrasi yang digambarkan oleh Harada. Dan akan diadakan event di Tokyo tanggal 25 Februari dimana mereka akan jadi guest untuk membicarakan buku tersebut.