Negara Jepang terkenal akan berbagai kebudayaan tradisionalnya, yang tak hanya dikenang tapi juga suka diaplikasikan dalam jaman modern saat ini. Contohnya adalah budaya Shinobi dan Ninja, dimana tak hanya orang-orang bisa melihat aksi ninja secara live, tapi bahkan ada lowker jadi ninja. Dan sekarang ada hal semacam itu lagi, yang terbuka lebar juga bagi turis asing, dengan dibukanya tur Kyoto Ninja Run!

Tur Ninja Run tersebut baru dibuka bulan ini di area Fushimi di Kyoto. Tak ada hubungan dengan game Temple Run dan Fruit Ninja 😀 tapi memang ini tur yang unik, karena formatnya dibuat seperti LARP alias permainan role playing secara fisik. Karena itu, mereka yang mau berpartisipasi dalam Ninja Run berkosplay jadi Ninja dengan desain yang autentik, bahkan ada jasa foto profesional juga.

Dan dalam “game” Ninja Run ini, para peserta adalah anggota baru URUWASIKI NINJA VILLAGE, yang bekerja sama menyelesaikan misi yang bisa datang dari beragam sumber, dari Daimyo sampai orang biasa. Mirip dengan ninja atau shinobi dalam berbagai animanga dan game, misi yang perlu dilakukan beragam bentuknya.

Ada misi battle, menjadi bodyguard, menyelesaikan teka-teki, escape games, dan lain-lain lagi. Dan disediakan juga misi extra sebagai add-on jika mau. Dikatakan jumlah total misinya sampai ada 100! Tapi peserta tak perlu menyelesaikan semuanya. Misi-misi tersebut dipisah-pisah lagi berdasarkan level kesulitan juga.

Setelah peserta berhasil melakukan misi tersebut, mereka kemudian akan dinilai oleh Ninja Master, dan diberikan ranking berdasarkan performance peserta dalam menyelesaikan misi tersebut, dan bahkan mendapatkan sertifikat juga atas partisipasinya.

Dalam hal partisipasi, biaya untuk mengikuti satu misi beragam, dimulai dari 4.800 Yen, itu sudah termasuk biaya sewa baju cosplay Ninja. Biasanya jam operasinya dari jam 9 pagi sampai 6 sore, tapi spesial untuk musim panas ini, jam operasinya lebih lama, dari 8 pagi sampai 9 malam.

Dan seperti yang telah dikatakan sebelumnya, Tur Ninja Run ini terbuka juga untuk turis asing. Malah yang keren adalah pintunya terbuka lumayan lebar, karena website official-nya juga ada tak hanya dalam bahasa Inggris, tapi juga bahasa China.

Dan saat ini sedang disiapkan juga dalam bahasa lain, seperti Prancis, Spanyol, Korea, dan Thailand. Selain itu juga tak ada batasan umur, tapi bagi anak-anak yang ingin berpartisipasi tetap perlu ditemani orang dewasa. Ayuk mina-san, ada yang mau coba beraksi jadi Ninja? Bisa diajar Ninjutsu juga loh!