Akhir minggu kemarin diberikan pengumuman kalau seri terkenal Kemono Friends akan mendapatkan projek anime baru, dan telah dirilis juga PV akan projek tersebut. Mengingat masalah yang menimpa seri itu pada tahun 2017 lalu, tidak semua fans memberi respon yang 100% positif pada kabar tersebut. Dan tak terlihat keadaannya membaik bagi seri itu, karena walau baru diawal, tapi projek Kemono Friends 2 sudah kena masalah.

Masalah apakah itu? Sebelumnya dalam pengumuman Kemono Friends 2 kemarin dikabarkan juga kalau dibuka audisi untuk pembuatan unit seiyuu baru projek tersebut, yang dibuka untuk gadis muda berumur 16 sampai 20 tahun, dan telah dibuka website yang berisikan naskah yang dipakai untuk audisi tersebut untuk diunduh.

Nah, naskah audisi itulah yang menjadi masalahnya. Karena setelah dilihat oleh para netizen, banyak yang menemukan kalau konten naskah audisi Kemono Friends tersebut ternyata sama dengan konten yang pernah dibuat dalam blog mengenai cara jadi seiyuu bernama Mezasou! Seiyuu yang dibuat oleh Akari sensei.

Dengan kata lain, masalah ini adalah kasus plagiat, dengan Akari sensei mengatakan kalau website audisi Kemono Friends tidak meminta izin kepadanya untuk memakai konten itu, dan ia juga sama sekali tidak melihat namanya disebutkan.

Akari sendiri telah mengatakan dalam blog post yang dibuatnya bulan Oktober 2017 lalu kalau konten miliknya boleh dipakai sesukanya, tapi mereproduksinya dalam website lain tanpa menyebutkan namanya berarti tindakan plagiat, dan kasus Kemono Friends ini membuatnya menegaskan hal itu lagi.

Hal ini tidak ditinggal diam, dengan perusahaan Age Global Networks kemudian menjalankan investigasi dan mengkonfirmasi kalau ini adalah tindakan plagiat, mengatakan kalau naskah original itu direproduksi tanpa izin original creator.

Naskah tersebut telah dihapus dari website audisi itu saat investigasi berjalan, dan setelah itu naskah audisi baru untuk diunduh telah dipasangkan, dan perusahaannya juga telah memberikan permohonan maaf atas kesalahan ini, dan mereka melakukan refleksi diri dan memastikan agar kesalahan ini takkan terulang lagi. Akari sensei juga berterima kasih atas dukungan follower Twitter-nya.