Dengan betapa besarnya industri animanga, software, dan game, telah banyak nama-nama dari berbagai judul terkenal yang direalisasikan, seperti manhole Pokemon dan Love Live. Tapi sebuah bangunan bandara udara pada sebuah kota di Jepang ini mungkin nantinya bisa membuat para otaku jadi tersenyum saat datang. Karena salah satu pilihan nama bagi bandara tersebut adalah Bandara Hatsune Miku.

Sang idol digital Hatsune Miku pasti sudah lumayan banyak yang kenal atau setidaknya tahu namanya. Sebagai karakter Vocaloid dan juga inti dari software MMD alias Miku Miku Dance, ia menjadi salah satu bagian besar dalam dunia animanga dan game.

Dengan sudah ada beberapa game Miku dan karakter itu juga pernah tampil dalam dunia anime. Dan bahkan diluar hal tersebut, Hatsune Miku telah hadir dalam berbagai bentuk dalam budaya dan teknologi Jepang. Dari smartphone, mobil, sampai sabun, dan lain-lain lagi, dan bahkan juga bisa masuk dalam buku pelajaran sejarah di Jepang.

Dan ketenaran karakter tersebut bisa jadi semakin besar lagi, karena seperti dengan apa yang dikatakan diawal, Hatsune Miku bisa saja dipilih sebagai nama dari sebuah bandara udara yang terletak di kota Sapporo.

Bandara Sapporo tersebut saat ini memiliki nama Bandara Okadama, sebuah bandara kecil dengan terminal yang agak tua dan fitur yang tak begitu banyak, dan hanya menyediakan rute penerbangan dalam prefektur, membuat bandara tersebut tak begitu dikenal.

Tapi untuk membuat bandara tersebut lebih dilirik masyarakat yang dapat meningkatkan status dan usahanya, bandara tersebut memutuskan untuk mengubah namanya. Dan salah satu nama yang dipertimbangkan adalah Hatsune Miku, walau ada nama lain juga dalam pilihannya seperti Bandara Sapporo Clock Tower yang berasal dari menara yang jadi atraksi turisme kota itu.

Hatsune Miku tapi tak dipilih sembarangan, tapi karena memang ada kecocokan dengan lokasi bandaranya. Dengan Sapporo juga merupakan markas utama Crypton Future Media, perusahaan yang menciptakan vocaloid tersebut. Dan mereka juga merupakan sponsor dari event Sapporo Snow Festival dan membuat terciptanya seri tahunan Snow Miku.