Pada Desember 2015 telah diadakannya event bergengsi yaitu Monkey Lada Festival di Krida Loka Park Senayan. Dengan Konsep “Be Transformed”, Festival Monkey Lada berhasil menghadirkan transformasi bagi para penonton dari Jakarta dan Indonesia dengan menampilkan penayangan film, stand-up komedi, dan beragam hiburan musik dari berbagai genre musik. 

Screen Shot 2015-11-25 at 10.21.00 PM

Walaupun Monkey Lada Festival diadakan di Outdoor, itu bukan masalah, dikarenakan “Monkey Lada Festival adalah cara untuk menyambut musim hujan dan menunjukan kegembiraan yang dapat diterjemahkan dari hujan ke musim panas” jelas Shaane Harjani – Managing Director dari pihak penyelenggara Marygops Studios.

Dalam festival Monkey Lada Festival pada hari sabtu kemarin menampilkan The Fratellis, Before You Exit, Sandhy Sandoro, GAC, Isyana Sarasvati, Millane Fernandez, dan TOE dari Jepang, Pee Wee Gaskins, Dhira Bongs, dan menapilkan Soleh Solihun dan Ernest Prakasa untuk Stand Up Show.

26

Dan penampilan yang paling di tunggu pun tiba, yaitu Band Indie Instrumental dari Jepang yang beraliran Post-rock ataupun math-rock yaitu TOE tampil dan memeriahkan panggung Monkey Lada Festival, yang beranggotakan Kashikura Takashi drums, Mino Takaaki guitar, Yamane Satoshi bass guitar, dan Yamazaki Hirokazu guitar.

17

15

Dengan membawakan lebih dari  12 lagu secara instumental dimana tidak ada vokal, Band TOE berhasil membawa fans mereka  terhanyut menikmati  alunan musik yang mereka mainkan. TOE pun tampil selama 1 jam lebih dimulai dari 21.00 WIB hingga 22.00 WIB, dimana bagi para fansnya begitu singkat untuk TOE tampil. Di tengah pertunjukan TOE berharap tahun depan dapat datang kembali ke Indonesia untuk menghibur fansnya yang berada di Indonesia.

Berikut salah satu aksi Band TOE di ambil dari DVD Live mereka yang juga menyertakan vokal dari penyanyi Toki Asako