Belajar bahasa jepang emang nggak ada habisnya ya. Mulai dari kanji paling ruwet, bahasa bunga, sampai deretan kata “misuh” ala anak muda jepang telah mimin bagikan. 😀 Meskipun yang terkahir nggak boleh ditirukan sih. Maka dari itu kali ini kita akan mulai masuk ke ranah bahasa anak muda atau wakamono kotoba. Kita kupas lebih dalam, apa saja sih bahasa slang yang biasa dipakai orang jepang?

Ketika akiba-chan dan akiba-kei menonton anime, rasanya nggak afdol kalau nggak menirukan beberapa kata dari karakter kesayangan. Tapi kalian tau nggak sih? Kalau di animanga itu seringnya banyak bahasa slang yang dipergunakan? Pada bisa bedain gak? 😀 Kalau belum, simak list dibawah. Mimin akan membagikan berbagai bentuk bahasa slang dalam bahasa jepang.

Kita mulai dari beberapa yang paling simple dulu ya….

Ossu! (おっす!)

 

Bahasa slang ini biasanya digunakan sebagai pengganti sapaan saat bertemu seperti “what’s up/ hello/元気?” dan sebagainya. Bisa juga untuk mengagetkan teman saat bertemu. Misalnya, katankan “ossu!” sambil menepuk pundaknya secara tiba-tiba. 😀

Ossu dulunya adalah ucapan militer dan dianggap sangat formal. Dan kabarnya sampai era modern inipun masih umum digunakan oleh kalangan seniman bela diri. Tapi selain di kalangan seniman tersebut kata ini sekarang juga sangat lekat dalam kehidupan anak muda. Contoh:

  • おっす!” (Ossu!)
    -ketemu setelah absen lama, sambil melambai-
    “おい、明くんお久しぶり!” (Oi, Akira-kun ohisashiburi!)
    Ah, lama nggak jumpa ya, Akira

Biasanya sih kalian bisa temui dalam percakapan anak-anak gaul di kota besar. Meskipun masuk sebagai slang anak muda, kalau kalian gunakan di desa nampaknya akan terlihat aneh.

 

Yabai, Yabee (やばい、やべー)

Yang ini pasti sudah banyak yang tau kan? Secara umum sih digunakan untuk mengganti kata “abunai” (bahaya). Pemakaiannya bukan untuk menunjuk tempat atau memperingatkan bahaya. Tapi lebih kepada kejadian buruk atau mewakili rasa khawatir diri sendiri. Misalnya:

  • やばい、財布忘れてしまった。” (yabai, saifu wasurete shimatta)
    gawat, dompetku ketinggalan!

Selain itu bahasa slang ini juga bisa mengunggapkan rasa kagum berlebihan. Misalnya:

  • “これは君の彼女?やべーセクシー” (Kore wa kimi no kanojo? Yabee sekushii)
    Ini pacarmu? gila sexy banget!

 

Chigee (ちげー)

bahasa slang

Plesetan dari kata formanya “chigaimasu”. Yang memiliki arti “nggak bener/salah”. Bahasa slang ini kebanyakan dipakai oleh kaum cewek-cewek yang lebih tomboy. Tapi juga banyak dipakai oleh para cowok sih. Contoh:

  • “あら、きみたち、付き合ってるの?” (Ara, kimitachi, tsukiatteru no?)
    Oh, kalian udah jadian?
    ちげーよ。” (Chigeeyoー)
    Nggaaak yeee

 

Mecha (めちゃ)

Eiits, meskipun udah sering denger. Jangan sampai salah paham lho ya. Mecha yang mimin maksud disini adalah bahasa slang pure yang memiliki makna “sangat / banget”. Bukan mecha (メカ) singkatan dari mechanical alias robot-robotan (nanti mimin bahas sendiri khusus kata singkatan di post baru ya). 😀

Kata ini juga sering dipakai karena terdengar lebih cute sih untuk sebagian orang. Contohnya:

  • “くまモンはめちゃ可愛い” (Kumamon wa mecha kawaii)
    Kumamon tuh manis banget tau~

 

Sokko (ソッコー)

Yang tertakhir dari bahasa slang part satu ini ada Sokko, yang bermakna “segera/cepat-cepat”. Anak muda kan biasanya males tuh jawab panjang-panjang. Apalagi kalau yang ngajak ngobrol bukan orang yang harus diformalin macam ortu. Makanya biar lebih singkat dan gaul mereka menggunakan kata ini. 😀 Contoh:

  • “はる、いまどこに?ごはんできたよ。” (Haru, ima doko ni? gohan dekita yo)
    Haru lg dimana? makan malam udah siap lho
    ソッコー帰る” (Sokko kaeru)
    iya, aku segera pulang
  • “ソッコー焼鳥を作ります。” (Sokko yakitori wo tsukurimasu)
    Kita akan membuat sate ayam yg cepat (instan)!

Nah, itulah 5 bahasa slang yang mimin bisa bagi di part pertama.

Kalau kalian pengen terus belajar, jangan lupa nantikan part selanjutnya ya. 😀 Atau pengen langsung ngobrol sama Sensei dari Jepang? Bisa banget, ikuti kelasnya disini >>>> AKIBA CLASSROOM