Industri manga di Jepang terkena dilema dalam masa modern saat ini dengan perkembangan teknologi digital yang pesat. Yaitu masalah penurunan penjualan manga dalam bentuk fisik. Masalah yang dialami juga oleh majalah manga top Shonen JUMP. Akan tetapi ada satu cara yang telah dites dan terlihat memberikan hasil yang bagus untuk menghadapi masalah ini. Dimana dengan membiarkan pembaca baca gratis, keuntungan manga Shogakukan naik.

Kenapa bisa begitu? Pertama kita lihat dulu sistem penjualan buku manga. Dalam toko-toko buku Jepang pada umumnya, buku manga dijual dengan dibungkus shrink wrap, plastik ketat, atau nama Jepangnya, Shrink Pack.

Sesuatu yang dilakukan juga disini. Maksud dari pembungkusan plastik ketat itu sudah jelas. Untuk mencegah orang-orang baca gratis di toko. Karena kalau buku itu bisa dibaca gratis buat apa beli? Jepang juga punya nama untuk hal ini, yaitu Tachiyomi yang berarti baca berdiri.

Tapi perusahaan penerbit buku dan manga Jepang, Shogakukan, malah melakukan sesuatu yang unik. Pada musim semi kemarin, mereka melakukan program eksperimen untuk melihat bagaimana jadinya kalau larangan Tachiyomi alias baca gratis di toko buku itu dilonggarkan.

Program ini mereka namai Comics Datsu Shrink Pack Project, dengan Shogakukan meminta volume manga paling pertama atau paling baru dari manga terbitan mereka untuk tidak dibungkus plastik shrink wrap. Shogakukan berpendapat kalau ini dapat meningkatkan potensi agar calon pembaca dapat melakukan kontak dan lebih mudah mengenal bukunya.

Mereka juga menjelaskan kalau sistem pembungkusan manga mulai diberlakukan 30 tahun lalu, saat anime masih hanya dirilis dalam bentuk home video, seperti kaset atau CD. Dijaman sekarang ini dimana anime dapat ditonton gratis dan mudah melalui TV atau internet, menjual manga tanpa memperlihatkan sample gratis, malah takkan menarik minat pembaca.

shogakukan

Lalu bagaimana hasilnya? 36 toko buku di Jepang berpartisipasi mengikuti program ini, dan mereka mencatatkan hasil yang terkumpul dari penjualan buku selama bulan Maret sampai Mei dan melaporkannya pada Shogakukan, daaan…

Ditemukan kalau penjualan manga untuk demografik Shonen dan Seinen tidak mengalami kenaikan, tapi yang unik adalah tidak ada penurunan juga. Dan penjualan manga untuk demografik Shojo dan Josei mengalami peningkatan sampai 20%!

Tak hanya hasil yang diberikan tidak buruk, ini menunjukkan apa yang dipikirkan oleh Shogakukan ada benarnya, bahwa dengan memberikan sample gratis bisa membuat pembaca lebih tertarik membeli. Dan dengan itu, Shogakukan mengatakan kalau mereka akan memperluas program pelonggaran Tachiyomi dan Shrink Pack ini untuk kedepannya.