Jepang adalah negara yang maju dan indah. Teknologi dan budaya yang terus maju berkembang, serta masyarakatnya yang dikenal disiplin dan cinta kebersihan membuat negara ini banyak dikunjungi. Tetapi tahukah Akiba – chan dan Akiba – kei, bahwa ternyata ada juga legenda jepang yang mengandung kutukan!

Sebelum Akiba – chan dan AKiba – kei membaca lebih lanjut, penulis ingin menyampaikan beberapa hal.

Pertama, setelah membaca cerita ini, Akiba – chan dan Akiba – kei diharapkan melupakannya kembali dalam waktu kurang dari satu minggu. Jika tidak, dikabarkan pembaca akan mendapatkan mimpi yang sama.

Kedua, kalau tidak bisa melupakannya, penulis menolak untuk bertanggung jawab atas segala jenis kerugian atau pun hal – hal ganjil yang pembaca alami di kemudian hari.

Ketiga, karena cerita ini bersifat legenda, jadi kalau tidak mengalami apa – apa setelah membaca cerita ini. Maka bersyukurlah.

Cerita ini merupakan legenda yang cukup terkenal di Jepang dan memiliki judul “Dream School”.

Legenda jepang

Petualangan pun dimulai…

Cerita ini bermula ketika seorang anak laki – laki, sebut saja “K”, mendapatkan mimpi yang aneh. Dia bermimpi dia berada di sebuah sekolah. Permasalahannya adalah itu bukan sekolahnya dan ia tidak mengenali sekolah tersebut.

Dia mencoba semua pintu dan jendela yang ada. Tetapi semuanya terkunci! Dia mencoba memecahkan kaca, tetapi tidak terjadi apa pun. Akhirnya K memutuskan untuk menjelajah sekolah tersebut. Sekolah iti besar dan membingungkan. Seperti labirin tanpa batas. K berjalan, berlari ketika rasa takut mulai merambat, ke segala arah tanpa hasil. Ia berada di lantai tiga lalu naik tangga ke atas hanya untuk menemukannya kembali berada di lantai satu.

K mulai merasa lelah. Malam terlalu panjang sampai – sampai ia berpikir bahwa pagi tidak akan datang. Detak bunyi jam bergema, dan K mulai mendengar langkah kaki di belakangnya. Ia takut, tidak berani menoleh ke belakang dan terus berlari sampai berada di depan ruang audio – visual.

K berlari ke pintu keluar darurat. Ia panik dan takut. Sampai disana, ia menemukan pintunya terkunci dan di samping pintu tersebut terdapat kotak kaca yang seharusnya berisi kunci. Tetapi, kuncinya hilang dan terdapat catatan kecil bertuliskan “Kuncinya ada di Ruang Kelas 108” yang menggantikannya.

Suara langkah kaki semakin dekat. Anak laki – laki itu lari menuju ruang kelas 108.

Akhirnya K menemukan ruangan yang dimaksud. Ia masuk ke dalam ruangan yang gelap, mencoba menyalakan lampu tetapi tidak berfungsi.

dark_room_by_ikiz

Akhirnya K mencoba mencari kunci dalam gelap. Ia mencari dan terus mencari. Setiap laci. Semua meja. Seluruh tas yang ada ia geledah.

Lalu suara langkah kaki itu berhenti di depan pintu ruang kelas.

Dan mulai menggedor pintu dengan keras.

K panik. Ia menumpahkan seluruh isi tas yang ada. Membalikkan laci meja yang ada di dalam kelas. Tetapi kuncinya belum juga terlihat.

Akhirnya gedoran di pintu berhenti.

K bernafas lega. Tetapi ia belum menemukan kuncinya! Akhirnya ia coba mengintip keluar kelas, dan pemandangan yang dilihatnya membuat K berteriak.

Di luar kelas tersebut terdapat potongan – potongan tubuh anak perempuan dan laki – laki yang tidak terhitung jumlahnya.

Kabarnya K tidak berhasil keluar dari mimpi dan terus berada di sekolahan tersebut.

Jadi…

Nah Akiba – chan dan Akiba – kei yang sudah membaca cerita ini sampai akhir, bagaimana? Semoga bisa melupakan konten cerita ini sebelum satu minggu ya. Kita sama – sama berjuang melupakan, hehehe…