Attack on Titan’s Marvel Crossover: Superhero membasmi Titan

Awal November lalu, Pegawai Marvel yang bertugas untuk mencari talent berbakat melakukan pengumuman melalui Twitter pribadinya bahwa Manga Attack on Titan karya Hajime Isayama dan Marvel Universe akan melakukan Crossover. Pengumuman mengejutkan sekaligus menarik ditunggu, saat itu dia belum menyatakan detail dari project tersebut dan hanya mengupload sebuah gambar teaser yang semakin membuat penasaran.

Settingnya masih menunjukkan kota New york, namun muncul Titan disana
Settingnya masih menunjukkan kota New york, namun muncul Titan disana

Rencananya Karya Cross Over ini akan diterbitkan selama Dua minggu di Jepang,

Dan kemaren pada Majalah Brutus di Jepang muncullah karakter-karakter The Guardian Of Galaxy dan The Avengers yang melawan Female Titan, Collosal Titan, Armored Titan dan Titan-titan lainnya di Kota New York.

Crossover ini menyertakan Dialog dalam bahasa inggris, tetapi juga ada panduan terjemahan dalam bahasa Jepang.
Crossover ini menyertakan Dialog dalam bahasa inggris, tetapi juga ada panduan terjemahan dalam bahasa Jepang.

Ternyata yang menulis plot dari Crossover ini merupakan si Pembuat Manga aslinya si Hajime Isayama.

Berikut adalah susunan Staff dari Projek Crossover ini:

Scenario: Hajime Isayama
Breakdown: C.B. Cebulski
Line Artist: Gerardo Sandoval
Color Artist: Dono Sanchez Almara
Assistant Editor: Jake Thomas
Editor: Tom Brevoort
Editor in Chief: Axel Alonso
Chief Creative Officer: Joe Quesada
Publisher: Dan Buckley
Executive Producer: Alan Fine

Di majalah tersebut, terdapat interview juga dengan si C.B. Cebulski  yang diberi judul “The Boom Has Landed in America. The Reason Is Because Americans Are Becoming Prisoners”. (Boom-nya telah sampai ke Amerika. Alasannya karena Orang amerika sedang menjadi tawanan”) lebih banyak membahas tentang betapa populernya manga Attack On Titan di Amerika sana. Ada spoiler juga dari Cebulski, dia menyinggung bahwa Pemeran-pemeran utama dalam serial ini akan tiba-tiba mati dan menyebutanya ” Nothing Sacred” Tidak ada yang sakral? Lalu dalam Interview itu ternyata si Cebulski juga mengaitkan dengan kondisi di Amerika, dimana pemuda di Amerika saat ini hidup di masa yang tidak mudah, bagaimana metal detector ditempatkan di setiap pintu masuk sekolah, dan anak-anak kecil yang dilarang bermain di luar rumah. Dia mengibaratkan mereka seperti hidup di dalam The Wall seperti pada manga Attack On Titans, dan mungkin mereka juga secara emosional menginvest diri mereka terhadap Eren dan Kawan-kawan nya yang bertarung melawan Titan di Luar tembok.

Dalam Majalh ini juga terdapat wawancar dengan Hajime Isayama, lho,,

Ini merpakan foto persiapan yang dilakukan menjelang Pameran Attack On Titan
Ini merpakan foto persiapan yang dilakukan menjelang Pameran Attack On Titan

Yah bagaimanapun, perilisan ini memang sangat menarik. Mungkin in untuk pertama kalinya Marvel melakukan Crossover terutama dengan Manga Jepang. dan pastinya banyak para fans baik dari pecinta Marvel Universe maupun Attack On Titan yang telah menantikan hal ini.

Source: Brutus, Anime News Network, RocketNews24