Asal Usul Hachiman Sang Dewa Perang

Hachiman

Patung Hachiman
Patung Hachiman di institusi seni Chicago
Hachiman
Hachiman

Hachiman atau yang biasa disebut dengan 八幡神  (Yahata no kami) merupakan dewa pergabungan antara ajaran budha dan shinto. Tidak seperti di negara lainnya budha saat masuk ke negara Jepang tidak menghilangkan agama sebelumnya yaitu Shinto. Warga Jepang menggabungkan kedua agama tersebut karena mereka percaya bahwa kedua dewa dalam agama tersebut adalah benar. Hachiman sendiri merupakan dewa perang atau dewa pemanah yang dahulunya merupakan dewa pelindung Clan Genji (Minamoto Clan). Nama Hachiman sendiri mengandung arti sebagai “8 Bendera dewa” yang menunjukkan kedelapan Bendera sura yang mengisyaratkan kelahiran Raja Oujin Putra dari Permaisuri Jinguu yang kelak akan disebut sebagai dewa perang.

Minamoto
Logo dari Minamoto clan

Meskipun Hachiman adalah dewa perang dan pemanah, penyembah dari dewa ini tidak hanya kalangan samurai atau clan Minamoto saja. Kaum petani menyembah Hachiman untuk diberi kemakmuran agar mendapatkan panen yang melimapah begitu pula para nelayan menyembah Hachiman agar mendapatkan tangkapan yang banyak. Oleh sebab itu dapat ditemukan sekitar 25.000 Kuil yang ada di Jepang didirikan khusus untuk menyembah dewa Hachiman. Pusat dari kuil penyembah Hachiman adalah kuil Usa dari daerah Ouita.

Kuil utama penyembah Hachiman
Kuil Usa (Ouita)
Kuil Iwashimizu Hachiman
Kuil Iwashimizu Hachiman
Kuil penyembah Hachiman
Kuil Hakozaki
Kuil Tsurogaoka Hachiman
Kuil Tsurogaoka Hachiman

Dan festival untuk menghargai dewa Hachiman merupakan festival Takayama yang merupakan salah satu festival terbesar pada musim gugur selain festival gion matsuri dan chichibu matsuri di Kyoto. Festival Takayama ini diadakan pada tanggal 14 dan 15 april serta 9 dan 10 Oktober. Rangkaian festival ini yaitu menggiring sebuah gerobak yang dihiaskan dengan berbagai hiasan rumit diiringi dengan musik dan tarian mengelilingi kota pada malam hari.

KaguraTai dari festival Takayama
KaguraTai dari festival Takayama