Yuk balik ke kisah mitologi. Karena kemarin mimin sudah memberikan cerita mengenai para setan ganteng Ootengu dan Ibaraki Douji, kali ini mimin akan berpindah membahas SSR yang cantik cantik. Ups…. mungkin cantik cuman di game aja sih πŸ˜€ AO ANDON (ι’θ‘Œη‡ˆ), merupakan setan wanita yang biasanya muncul dengan warna khas birunya.

Kalau dalam game sih kebanyan diperlihatkan dengan sosok rupa menggoda selera dan skill tinggi. Lalu bagaimana dengan sosok Ao Andon yang digambarkan dalam cerita rakyat jepang aslinya? Siap-siap merinding deh.
versi Onmyouji Netease

ASAL – USUL

Diyakini, Ao Andon lahir dari hasil kepercayaan manusia. Seperti kata pepatah lama, jika berbicara tentang iblis maka iblis akan muncul, jika biacara tentang malaikat maka malaikat juga yang benar-benar akan menampakkan diri. Karena namanya cukup lama dijadikan “bahan cerita”, iapun akhirnya muncul dalam wujud seperti yang dibicarakan oleh para manusia tersebut.

WUJUD

Oni jenis ini muncul menyerupai wanita dengan kulit biru, rambut hitam yang sangat panjang, gigi taring tajam berwarna hitam, tanduk serta cakar yang tajam. Biasanya ia menggunakan kimono biru pucat atau putih yang menyala-nyala di kegelapan.

TINGKAH LAKU

Ao Andon akan muncul pada akhir 100 cerita seram yang diceritakan oleh sekumpulan orang. Saat lilin dan lampion telah padam, ia perlahan akan muncul dari asap yang disisakan. Konon katanya ia akan menyerang manusia yang ada di dalam kumpulan tersebut. Tapi sampai saat ini belum ada yang berani menceritakan kebenarannya. Entah ia akan membantai seluruh orang yang ia temui seperti pada cerita cerita buatan manusia itu sendiri, atau cuma muncul untuk sekedar mengagetkan.

Tapi kebanyakan orang yang akan berhenti di cerita ke-99 dan memilih itdak menceritakan kisah ke-seratus dimana Ao Andon harusnya muncul. Itu pula yang menjadikan Ao Andon jarang ditemui keberadaannya diantara manusia.

KISAH DALAM MITOLOGI

Dahulu kala, pada zaman Edo, musim panas dihabiskan dengan kegiatan populer yaitu mengumpulkan dan menceritakan kisah hantu. Kegiatan cerita hantu tersebut disebut dengan hyakumonogatari kaidankai (百物θͺž ζ€ͺθ«‡δΌš) atau secara harfiah bermakna kumpulan dari seratus cerita hantu. Selama kegiatan ini, seratus lilin akan dinyalakan dan ditempatkan di dalam lampion kertas biru, yang disebut andon, untuk menciptakan suasana menakutkan yang cocok untuk mendongeng.

Sepanjang malam, para peserta kegiatan ini akan bergantian menceritakan kisah-kisah yang semakin menakutkan tentang yokai, setan, hantu, dan hal-hal aneh lainnya. Setiap satu cerita selesai maka mereka wajib memadamkan satu lilin. Hal itu akan berlangsung sampai lilin yang terakhir yang dipercaya akan meredup dengan sendirinya dan memunculkan bayang-bayang menyeramkan.

Menurut pelaku cerita zaman dahulu, jika lilin terakhir (ke-100) padam, maka asapnya akan memunculkan hantu atau setan sungguhan. Berwarna biru menyala seperti lampu dan menyerang para peserta. Oni itulah yang dinamakan Ao Andon.