Kita-kita tentu sudah tahu kalau negara Jepang terkenal akan animenya. Dan pada jaman modern ini, media anime itu sendiri semakin diketahui dan semakin berpengaruh dalam dunia entertainment. Dan itu tak hanya dalam Jepang, tapi juga dalam skala internasional, berkat semakin luas dan cepatnya internet. Jadi tak begitu mengherankan, saat diperlihatkan dalam sebuah laporan kalau anime jadi komoditi export TV Jepang yang begitu besar.

Laporan tersebut adalah Analisis Negara mengenai Perluasan Konten Siaran di Luar Negeri tahun 2016. Laporan tersebut disusun oleh Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, dan para broadcaster dan Association of Japanese Animation (AJA) juga ikut berpartisipasi.

Laporan tersebut baru dirilis akhir minggu lalu, dan didalamnya dikatakan kalau nilai komoditi export konten siaran dalam fiskal 2016 adalah sebesar 39.35 Milyar Yen. Angka total itu sendiri adalah peningkatan sebesar 36 persen dari tahun sebelumnya.

Kontribusi Top 5 akan nilai itu adalah 0.6 persen dari Sport yang seri dengan Documentary, 9.7 persen dari acara Variety, 10.2 persen dari acara Dorama, dan yang paling besar, adalah dari Anime, sebesar 77.1 persen.

Menggali lebih dalam lagi pada detail bagian Anime; 32.7 persen dari hak cipta merchandize, 31.4 dari hak cipta penyiaran, 26.9 persen dari hak cipta internet streaming, 5.3 persen dari remake, 2.3 persen dari hak cipta home video alias Blu-Ray/DVD, dan sisa lain-lainnya sebesar 1.4 persen.

Selain itu, dirilis juga data mengenai region, memperlihatkan dari daerah mana keuntungan terbesar datang. Dengan angka paling besar, yaitu 58.7 persen, datang dari negara-negara di Asia. Masuk nomor 2 sebesar 27.2 persen datang dari Amerika Utara. 8 persen dari Eropa, 1.6 persen dari Amerika Tengah dan Selatan, dan sisa lain-lain sebesar 4.6 persen.

Persentase tersebut dapat dihubungkan juga dengan data ekonomi pasaran internasional Anime yang disusun oleh AJA awal bulan Mei lalu. Dimana disitu dikatakan kalau saat ini sedang terjadi Anime Booming keempat, dan keuntungan yang besar lebih banyak diterima kepada mereka yang mengurus hak cipta.

Dan diperlihatkan kalau dominasi negara Amerika dalam melakukan hubungan kontrak anime dengan Jepang telah menurun dari posisi 1 ke posisi 4, dan dalam Top 3 semuanya adalah negara Asia, yaitu China, Korea, dan Taiwan.

Comments

Loading...