Event besar seperti AFAiD tidak hanya mendatangkan penyanyi anisong terkenal dan cosplayer mancanegara saja, acara tahunan ini juga selalu mengadakan Anime Showcase yang mendatangkan seiyuu dan beberapa orang yang terlibat langsung dalam pembuatan anime tersebut. Seperi yang tertera pada judul diatas, pada artikel kali ini mimin akan membahas showcase anime Kabaneri of The Iron Fortress yang dihadiri oleh Maaya Uchida sebagai Seiyuu dari Ayame dan juga sutradara nakatake-san

credit : @wit_studio
credit : @wit_studio

Akibanation pernah membahas anime ini pada artikel sebelumnya, so buat Akiba-chan dan Akiba-kei bisa lihat artikel tersebut disini. Karena Kotetsujou no Kabaneri ini merupakan anime orisinil, Nakatake-san berkata bahwa ia dan tim mengembangkan sendiri ceritanya dari nol, tidak seperti anime adaptasi dari manga atau novel yang sudah memiliki alur cerita. Nakatake-san juga berkata bahwa biasanya para penggemar lebih suka anime original seperti ini. Staff dalam pembuatan anime ini juga yang membuat anime Shingeki no Kyojin. Mereka bekerja dengan ketat sehingga yang lain juga harus menyesuaikan gaya kerjanya. Tapi itu membuat anime ini tampil maksimal.

Maaya-san yang merupakan seiyuu dari karakter Ayame pertama kali berpikir bahwa Ayame adalah karakter seorang putri yang tidak bisa melakukan apa-apa. Namun, seiring dengan berjalannya episode, karakter ini terus berkembang menjadi seorang gadis yang kuat. Tantangan dalam memerankan karakter Ayame adalah ketika dia harus berakting, mengeksplorasi dirinya menjadi seorang gadis remaja yang harus bertarung dengan para zombie.

Ketika ditanya apa karakter sama yang dimiliki oleh seorang Maaya Uchida dan Ayame, Maaya-san menjawab bahwa ia dan Ayame sama-sama memiliki karakter yang menyenangkan, periang, dan lucu (sambal tersipu). Maaya-san juga bercerita mengenai hal-hal yang menarik terjadi pada saat recording di Jepang, salah satunya adalah ketika dia dapat menjadi dekat dengan seorang seiyuu selama 6 bulan.

Scene favorit Maaya-san adalah ketika Ayame dengan sukarela memberikan darahnya untuk Ikoma dan memberikan semangatnya untuk bertarung. Perasaan yang tercurah dalam adegan tersebut sangatlah menyentuh sampai kedalam hati dan membuatnya terharu. Sementara scene favorit nakatake-san terdapat pada sebuah adegan dimana dua orang sahabat sedang bergurau mendebatkan tentang gadis yang disukai. Adegan tersebut membuatnya merasa terkenang ke masa SMP ketika bumbu-bumbu romansa pada remaja mulai tumbuh.

credit : @wit_studio
credit : @wit_studio

Pada akhir showcase, Maaya-san dan Nakatake-san ditanya apa yang akan dilakukan jika harus melawan para zombie sekarang juga. Maaya-san menjawab dia akan meminta bantuan tim Kurusu. Sementara sang sutradara berkata bahwa ia akan menggunakan lightstick untuk melawan para zombie yang seketika membuat seluruh ruangan tertawa. Waahhh… jawaban yang out of the box sekali ya…

Nah, Kalo Akiba-chan dan Akiba-kei harus melawan zombie, apa yang akan kamu lakukan?