Sebagai negara pembuat anime, Jepang juga memakai media tersebut untuk bidang turisme melalui lokasi Anime Pilgrimage. Lokasi macam itu bisa membawakan untung yang besar, tapi bukan berarti bebas masalah. Bisa saja terjadi hal buruk pada lokasi macam itu, seperti konflik yang terjadi pada sebuah kuil di Tokushima. Kali ini ada masalah lain terjadi, dimana pada lokasi anime pilgrimage Lucky Star, ditemukan ada 1 bagian yang hancur. Tapi kenapa bisa begitu?

Mungkin sudah banyak yang tahu akan judul seri tersebut, apalagi para fans animanga lama. Lucky Star berawal dari seri yonkoma manga, yang kemudian diadaptasi jadi anime oleh studio Kyoto Animation, dan menjadi salah satu seri terpopuler mereka.

Banyak yang bisa jadi alasan populernya anime itu. Lagu openingnya yang memetic, ceritanya yang mengenai komedi slice of life budaya otaku, dengan desain karakter-karakter yang moe dan pemandangan background yang indah.

Penggambaran background yang indah oleh Kyoto Animation menjadikan lokasi asli yang terlihat disitu pas dijadikan lokasi Anime Pilgrimage. Dan lokasi tersebut adalah kuil tertua di Tokyo dan area Kanto, Kuil Washinomiya.

Kuil itu muncul sekilas dalam openingnya, dan dalam ceritanya juga karakter Hiiragi Kagami & Tsukasa bekerja sampingan jadi Miko disitu. Tentu ini membuat banyak fans anime dan cosplayer yang berkunjung dan berfoto-foto disitu.

Tapi masalah terjadi disitu pada akhir minggu kemarin. Gerbang Torii kuil lokasi anime pilgrimage Lucky Star tersebut yang tampil paling ikonik, jatuh ambruk. Menurut laporan, dikatakan gerbang itu ambruk sekitar jam 11 siang tanggal 11 Agustus.

Dikatakan juga kalau hampir ada korban. Karena gerbang itu ambruk mengenai sebuah mobil yang parkir dekat situ. Tapi untungnya sopirnya tak apa-apa, dan mobilnya juga hanya penyok sedikit pada bagian belakang.

Sekarang sedang diperiksa lebih detail penyebab keruntuhan gerbang itu, tapi diperkirakan kalau itu karena kayu gerbang tersebut memang sudah lumayan membusuk karena umurnya yang sudah begitu tua.

Tapi sepertinya masalah ini tak terlalu mengkhawatirkan. Dalam sejarah kuil itu, gerbang tersebut sudah digantikan dua kali, dan mungkin kali ini juga hanya perlu diganti lagi dengan gerbang baru. Semoga saja gerbang itu cepat balik lagi mina-san.