Animax Asia baru saja luncurkan sebuah iklan Cross Ange yang mulai mereka siarkan mulai tanggal 19 April 2016. Anime Cross Ange ini dikatakan akan tayang pada setiap hari Selasa pukul 9 malam untuk wilayah Indonesia dan wilayah Bangkok, Thailand dan pada pukul 10 malam untuk wilayah Singapura dan wilayah Filipina. Diberitahukan dua buah episode berturut-turut akan ditayangkan pada tiap hari Senin dan Selasa di minggu-minggu berikutnya di jam yang sama. Anime Cross Ange ini sendiri ditayangkan pada pukul 1.30 dini hari di Jepang karena temanya yang penuh dengan lumuran darah dan fan service. Hanya sekedar mengingatkan, menurut saya anime ini tidak layak ditonton untuk kalian yang masih dibawah umur 🙂

Cross Ange ini di set dalam dunia dimana perang dan polusi sudah hilang, orang-orang menggunakan sebuah energi bernama Mana yang bisa membuat orang tersebut berbagi informasi dengan sekitarnya tanpa ada batasan alat dan juga menggunakan teknologi tersebut untuk memindahkan barang tanpa menyentuhnya. Orang-orang yang tidak bisa menggunakan Mana disebut Norma dan mereka adalah orang yang mempunyai kasta terendah di masyarakat. Putri pertama dari Kerajaan Misurugi, Angelise Ikaruga Misurugi atau singkatnya Ange adalah orang yang paling sering menindas Norma. pada ulang tahunnya yang ke 16 dimana kakaknya membuka rahasia bahwa Ange adalah seorang Norma juga. Ange pun dibuang ke Arzenal dimana dia harus membasmi naga yang menyerang Arzenal dan mengikuti hidup sebagai Norma.

Anime Cross Ange ini mendiskreditkan perempuan dengan menggangap bahwa perempuan hanya menjadi objek pemuas untuk laki-laki seperti Ange yang selalu disiksa dan menjadi alat pemuas nafsu Embryo dan juga banyaknya adegan yuri yang sedikit berlebihan jadi serasa menonton soft porn. Plot hole menjadi hal yang tidak dapat terelakkan dalam anime ini terutama ketidak jelasan bagaimana Tusk yang bisa hidup kembali setelah ditembak dan konsep time travel yang kurang masuk akal. Cerita si Ange sendiri dibangun dengan kurang terstruktur sehingga cerita terkadang bisa langsung bergerak ke bagian berikutnya tanpa menjelaskan penyelesaian cerita sebelumnya. Anime ini ingin sekali membuat cerita yang membuat penonton terkejut dengan menambahkan twist, sayangnya twist di anime ini malah terkesan jadi angin berlalu saja. Cerita di anime ini awalnya mempunyai premis yang cukup kuat meskipun dihantam dengan fanservice yang berlebihan tiap episodenya, sehingga fanservice seolah menutup landasan awal cerita dari anime ini.