Anak usia SD biasanya masih dalam masa dimana suka bermain dan menjahili teman-temannya. Nah tapi, kejahilan yang dilakukan anak kelas 3 SD di Osaka ini udah high level banget. Banyak yang nggak nyangka anak sekecil itu dapat ciptakan virus untuk komputer dan menyebarluaskannya via online.

Kejadian bermula saat polisi wilayah Kanagawa menjemput anak usia 9 tahun dari Osaka untuk melakukan konseling terkait virus komputer yang disebarluaskannya secara online pada bulan Mei tahun kemarin. Setelah diinterogasi dan diberi pengarahan, anak tersebut memberitahukan bahwa ia men-ciptakan virus hanya untuk membuat terman-teman sekolahnya terkejut.

Pada awalnya polisi mengira anak kelas 3 SD ini hanya mendistribusikannya saja. Tapi pengakuan selanjutnya membuat banyak pihak terkejut. Termasuk beberapa guru dan ahli yang mendengarkan saat sesi konseling. Ia mengaku bahwa ia paham betul itu virus dan tau perbuatannya adalah salah. Meskipun awalnya ia hanya membuat virus untuk bahan becandaan dengan temannya.

Dan tentu saja, anak ini akan mendapat hukuman karena perbuatannya. Bukan berupa penjara sih, hanya berupa konseling dengan guru dan ahli dari kepolisian. Respon orang dewasa dan netizen juga sangat menyita perhatian. Pasalnya mereka tidak marah atau menghakimi si anak. Malah sangat pengapresiasi bakal natural anak kelas 3 SD ini. Hanya saja karena masih sangat kecil jadi masih butuh banyak pengawas/pembimbing.

Beberapa cuitan netizen diantaranya:

“oke, lupakan teman sekelasnya yang mungkin masih inosen, ini mah bikin orang gede shock juga. hahaha. good job nak!”

“ini wujud demonstrasi dari talenta dia loh. aku garap bakal ada orang dewasa atau ahli yang membimbingnya setiap hari.”

“masa depannya terlihat cerah. salut, calon jenius di masa depan.”

Yah, apapun motifnya. Emang salah sih kalo jahil ke temen, apalagi jahilnya selevel ini. Tapi salut deh sama orang jepang yang nggak main marah or main pukul ke anak. Telaten banget mereka ngadepinnya. Mungkin karena mereka sadar ini juga bagian dari investasi masa depan kali ya. Biar anak yang punya talent natural sejak dini nggak kapok berkarya di jalan yang benar. 😀