Penggemar anime di Indonesia semakin bertambah jumlahnya, festival Jepang pun semakin sering diselenggarakan. Nah, dengan meningkatnya kepopuleran franchise dari jepang yang satu ini, maka banyak orang pun ingin merasakan seperti apa rasanya jadi cosplayer. Namun, sebelum itu Minasan harus tahu kalau hobi nge-cosplay itu mesti mengerti caranya bikin kostum dan tahu alat dasar cosplayer apa saja yang diperlukan. Karena cosplay pada hakikatnya adalah untuk berkarya πŸ˜€

Nah, pada kesempatan kali ini Akiba Nation akan sajikan 7 alat dasar cosplayer yang wajib kamu punya! Siapa tahu ada yang bingung dengan perlengkapan nge-cosplay itu apa saja. Jadi… Yuk, disimak daftarnya di bawah ini! πŸ˜€

1. Mesin Jahit

Alat dasar cosplayer yang pertama ini memang selalu bikin baper. Bagaimana tidak bikin baper? Toh, pada kenyataan mesin jahit itu harganya cukup mahal! Bahkan, harganya setara dengan gadget smartphone baru idaman sejuta umat. Tapi, eits, kalian tidak usah menyerah duluan! Ada banyak jalan menuju Meikarta. Mesin jahit bekas bisa menjadi solusinya, dan membelinya pun bisa hasil dari patungan anggota sekomunitas pencinta anime di mana kalian bergabung. Jadi, satu mesin jahit bisa dipakai keroyokan untuk kebutuhan bikin kostum.

Namun, bagaimana kalau kalian tidak gabung di komunitas pencinta anime mana pun? Harap tenang saudara-saudara, sekarang ada mesin jahit portabel di mana harganya terbilang cukup terjangkau untuk dipakai perseorangan. Mesin jahit portabel atau mesin jahit genggam mudah dicari di toko jual-beli online terpercaya. Selain itu, menjahit secara manual juga boleh diterapkan untuk sementara waktu. Kalian hanya membutuhkan jarum dengan berbagai ukuran dan benang dengan warna sesuai yang dibutuhkan. Menjahit secara manual cocok bagi mereka yang punya banyak waktu luang.

 

2. Pengukur

Pengukur adalah alat dasar cosplayer yang amat penting. Tanpa pengukur, kalian tidak akan dapat membuat kostum yang pas dengan ukuran badan. Ada bermacam-macam pengukur, tapi yang paling dibutuhkan yaitu pita meteran dan penggaris. Pita meteran bisa didapatkan dengan harga murah di toko pakaian atau toko klontong serba ada.

Dan penggaris, biasanya mudah didapatkan di tempat fotokopi. Penggaris yang paling ideal terbuat dari bahan kayu atau besi serta memiliki panjang minimal setengah meter. Ini dikarenakan penggaris dari plastik gampang patah atau terlalu lentur, dan juga jarang sekali yang memiliki panjang setengah meter.

 

3. Penanda

Alat dasar cosplayer selanjutnya adalah penanda. Seperti yang kita tahu, apalah arti pengukur jika tanpa penanda. Kalian tidak boleh memisahkan dua benda yang saling melengkapi ini. Penanda yang selalu dipakai untuk bikin kostum adalah spidol, pensil, dan kapur kain. Sebisa mungkin spidolnya harus memiliki enam warna dasar, yakni hitam, putih, merah, biru, kuning, dan hijau.

Hal ini dimaksudkan untuk memberi tanda yang kontras (berlawanan) dengan warna objek sehingga tanda mudah dilihat. Cari spidol yang bukan permanen sehingga tanda yang diberikan mudah hilang jika digosok dengan cairan pembersih tinta spidol (bisa pakai autan) atau cukup disiram air dan dikucek secukupnya (dicuci juga boleh).

Oh iya, menurut Penulis, spidol non-permanen lebih cocok dipakai daripada pensil atau kapur kain dikarenakan warna spidol yang berbeda-beda membuat tanda pada rancangan lebih mudah dilihat dan tinta spidol lebih gampang menempel dibanding pensil atau kapur yang umumnya harus digores ulang terlebih dahulu untuk menghasilkan tanda yang jelas.

Terkadang, goresan yang dihasilkan pensil atau kapur dapat membuat lecet objek berwujud keras dan menjadikan kain yang sudah tipis menjadi lebih tipis sehingga mudah sobek jika melakukan aksi gerakan. Penghematan waktu dalam menandai bahan kostum juga akan mempercepat Minasan dalam melanjutkan tahap pembuatan berikutnya.

Baca juga: Menyambut Halloween, Hyde Cosplay Jadi Chrollo HxH!

 

4. Perekat

Perekat merupakan alat dasar cosplayer yang digunakan untuk merekatkan objek yang tidak bisa dijahit dengan benang. Misalnya, manik-manik, aksesoris kecil, hiasan untuk pakaian, dan bahkan zirah (armor). Alat perekat yang lebih dibutuhkan adalah lem tembak (sering juga disebut lem lilin) dan beberapa jenis lem oles lain seperti lem kertas, kayu, dan besi.

Pastikan tahap pembuatan merekatkan memiliki waktu tersendiri dari tahap pembuatan menjahit, mengukur, dan menandai. Ini dikarenakan perekat adalah pembunuh nomor satu kualitas kostum kamu! Sekali kamu salah merekatkan, lem akan membuat objek tidak sama lagi seperti sebelumnya. Kurang-lebih mirip hati ini. πŸ™‚

 

5. Pemotong

Akiba-chan dan Akiba-kei tidak akan dapat membuat kostum yang bagus tanpa adanya pemotong. Alat dasar cosplayer yang satu ini digunakan untuk mengurangi ukuran, membuat bentuk, dan tindakan eksekusi lainnya pada bahan kostum yang Minasan miliki. Dari sekian banyaknya alat pemotong, yang paling banyak dipakai yakni cutter dan gunting.

Walaupun terkadang juga membutuhkan gergaji dan amplas. Nah, jika perekat adalah pembunuh nomor satu kualitas kostum, maka pemotong adalah saingannya. Pemotong memang tidak dapat menurunkan kualitas bahan, namun langsung merusaknya sehingga tidak dapat lagi dipakai. Hati-hati dalam menggunakannya, ya! πŸ˜‰

 

6. Riasan

alat dasar cosplayer

Jika kostum telah berhasil dibuat, maka sentuhan terakhir itu adalah riasan. Benar sekali, mengenakan kostum yang β€˜wah’ tanpa riasan yang β€˜wih’ merupakan dosa tak termaafkan bagi para cosplayer. Ada banyak orang yang amat menyayangkan kostum keren dipakai oleh seseorang yang tidak terampil mengaplikasikan riasannya. Maka dari itu, alat riasan menjadi salah satu alat dasar cosplayer yang wajib kamu punya. Alat riasan yang paling banyak dipakai yaitu lipstik, pemerah pipi, pemutih kulit, eye shadow, pensil alis, dan sepaket bedak. Namun, terkadang riasan membutuhkan alat yang lebih kompleks lagi untuk menciptakan penampilan yang khas dari suatu karakter.

7. Semangat

Tidak ada satu hal pun di dunia yang bisa dilakukan tanpa membutuhkan alat dasar bernama β€˜semangat’ ini. Untuk dapat membangkitkan semangat, kalian mungkin memerlukan secangkir kopi atau teh dengan beberapa makanan ringan di sekitarnya. Dan jangan lupa untuk latihan tersenyum, berpura-pura bahagia di tengah-tengah keramaian itu menghabiskan banyak energi. πŸ™‚

Nah, itulah 7 alat dasar cosplayer yang boleh dicatat biar enggak kelupaan. Mulai dari sekarang, jadilah wibu yang terpelajar, lulus S2, rajin menabung, berbakti kepada orangtua, agama, dan negara. Kurangi berdrama ria juga. πŸ™‚

Comments

Loading...
SHARE
Previous articleMangaka Kuroshitsuji Beri Pendapat Akan Cinta Homosexual
Next article10 Kanji Paling Disukai Oleh Orang Asing
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.