Dalam dunia mistis jepang, memang banyak mahkluk-makhluk aneh berseliweran. Mulai dari monster mengerikan, sampai yokai kelas cemen yang sebenarnya cuma tampak untuk memberi peringatan. Seperti beberapa waktu lalu akiba-chan dan akiba-kei sudah membaca info tentang Kosodate Yurei. Yang mewakili perwujudan kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya walau sudah di alam berbeda. Maka kali ini mimin kasih sedikit ulasan tentang 2 yokai sekaligus. Yakni AKATEKO  dan SAGARI  yang sukanya “bergentayangan” di pohon-pohon dekat kalian. Hehehe.

Yang pertama adalah Akateko (赤手児). Sesuai dengan namanya, yokai ini sering muncul dengan wujud tangan kecil-kecil berwarna merah menggantung di ranting pepohonan. Pohon favorit Akateko adalah deretan pohon liar yang berdaun kecil seperti petai china. Biasanya sih kalau disini mimin sering lihat dipinggir jalan raya besar.

Akateko lagi bergelantungan
Akateko lagi bergelantungan

Akateko menakuti korbannya dengan menjatuhkan diri di pundak orang lewat. Menimbulkan efek kaget yang luar biasa. Tapi tenang, mereka nggak bermaksud jahat kok. Cuma ingin bermain saja. Haha. Menurut orang jepang, tidak ada kejadian besar apalagi sampai menimbulkan kematian yang disebabkan Akateko. Mungkin karena dasarnya mereka bagian dari “bayi” kali ya. Jadi yokai ini sering berbuat iseng doang.

Konon katanya yokai ini pertama muncul di pohon yang ditanam di depan sekolah dasar Hachinohe, Aomori. Namun ternyata setiap daerah di jepang punya versi tersendiri mengenai yokai tersebut. Bahkan, rumor yang beredar di Fukushima menyebutkan yokai ini sering bekerjasama dengan Akaashi. Kaki-kaki kecil yang kerjaannya menjegal korban sehingga kaget dan terjatuh.

Akateko - Sagari 2
Gila, kok serem ya kalau begini (T___T)

Berbeda dengan Akateko, Sagari (さがり) merupakan yokai dengan wujud kepala. Yah… meskipun sama-sama menggelantung sih. Sagari terbentuk dari roh-roh ternak, khususnya kuda yang saat mati dijalan ditinggalkan oleh pemiliknya. Atau ketika kuda liar terjepit pohon, akhirnya mati dan membusuk sendirian. Tak ada serangan berbahaya dari Sagari. Yokai ini hanya menjatuhkan diri sambil meringis saat ada pejalan kaki yang lewat. Tujuannya tak lain agar diperhatikan. Kejadian paling parah yang dialami oleh penduduk jepang yang bertemu Sagari adalah mengalami demam tinggi karena kaget.

Ya iya sih. Kalau dipikir, bentuk kepala jatoh lebih horror ketimbang tangan. Apalagi sambil meringis….ya meskipun kepala kuda.

😀

Sagari konon adalah yokai yang berasal dari wilayah barat jepang seperti Kumamoto, Kyushu dan Okayama. Hmmm… kalau akiba-chan dan akiba-kei kebetulan lagi berkunjung kesana mungkin boleh coba jalan-jalan malam dipedesaan. Barangkali ketemu Sagari kan jadi bisa latihan senam jantung sebelum nonton film horror.