Orang-orang Jepang terkenal rapi, pasif, dan tenang. Akan tetapi saat berpesta atau merayakan sesuatu mereka bisa menjadi sangat aktif sampai melakukan tindakan berbahaya. Contoh barunya adalah seseorang yang melompat dari jembatan untuk merayakan pergantian era kemarin-kemarin, tapi yang lebih parah lagi adalah saat ada pesta Halloween di Shibuya. Karena itu untuk mencegah hal tersebut, akan ada larangan minum alkohol saat Halloween nanti.

Bagi yang tak tahu, negara Jepang memang ikut merayakan Halloween, akan tetapi mereka merayakannya dengan cara yang berbeda. Halloween lebih dipakai oleh orang Jepang sebagai ajang untuk cosplay dan cari pacar atau teman baru.

Dan perayaan yang besar terjadi di Shibuya, dengan banyak sekali cosplayer yang datang kesitu untuk berpesta, dan kadang bisa ada uga orang asing yang ikutan. Akan tetapi seperti yang telah dikatakan diawal, sering terjadi masalah dalam pesta tersebut. Contohnya adalah masalah sampah yang dibuang sembarangan, membuat daerah Shibuya bagaikan kapal pecah.

Tapi yang parah sekali adalah tahun 2018 kemarin, dimana masalahnya tak hanya sampah tapi juga orang-orang yang berpesta tanpa tahu batasan, yang menyebabkan berbagai keributan dan kerusakan. Keributan yang terjadi begitu parah sampai walikota Shibuya, Hasebe Ken, mengungkapkan kekecewaan dan amarahnya di internet.

Dan melanjutkan hal tersebut, kini telah dibentuk komite spesial untuk mencari cara mencegah masalah pesta Halloween Shibuya yang bisa terjadi tahun ini. Dan berdasarkan laporan sementara yang telah dibuat komite tersebut, diumumkan baru-baru ini kalau legislator Shibuya diminta untuk membuat larangan meminum minuman alkohol, yang akan diberikan bulan Juni nanti.

Larangan tersebut akan berlaku di jalanan dan taman sekitar Stasiun Shibuya, lokasi paling ramai saat pesta Halloween Shibuya. Dan larangan itu tak hanya pada hari Halloween tanggal 31 Oktober tapi juga beberapa hari sebelum dan sesudahnya.

Keputusan yang mengejutkan melihat budaya minum sake dan bir yang kuat di Jepang. Tapi bahkan orang Jepang juga bisa kehilangan kontrol saat mabuk, dan melihat betapa parahnya masalah yang terjadi dalam pesta Halloween 2018 kemarin, sepertinya ini keputusan yang bagus untuk berusaha mencegahnya.