5 Makanan Khas Prefektur Nagasaki

Nagasaki Champon

Jepang terdiri dari beberapa prefektur dan bagian daerah. Dari prefektur Hokkaido hingga Okinawa memiliki warisan khas berupa adat, budaya, dialek serta juga makanan yang berbeda-beda. Tidak beda seperti yang ada di Indonesia, daerah Minangkabau terkenal akan masakan Padangnya, Lamongan terkenal makanan lokalnya adalah Soto Ayam, begitu pula di Jogjakarta yang terkenal akan makanan gudeg. Di Jepang pun, di setiap prefektur memiliki makanan khasnya ya.. Nah kali ini yuk kita lihat makanan khas Prefektur Nagasaki.

Prefektur Nagasaki adalah satu-satunya kota dimana pelabuhannya dibuka untuk perdagangan asing di jaman keshogunan Tokugawa ketika Jepang masih mengisolasi dirinya dari negara lain. Nagasaki yang merupakan salah satu kota yang dibom oleh sekutu pada perang dunia kedua ini memiliki pesona unik yang tidak dimiliki oleh prefektur lainnya di Jepang. Nagasaki merupakan kota yang banyak dipengaruhi oleh budaya asing. Begitu pula makanannya ya..

1. Nagasaki Champon

nagasaki champon
nagasaki champon

Jalan-jalan nggak lengkap kalau nggak merasakan makanan khasnya. Di Nagasaki, yang direkomendasikan adalah Nagasaki Champon. Nagasaki Champon adalah masakan dari China yang dibawa ke Nagasaki sekitar 100 tahun lalu. Nagasaki Champon sangat terkenal oleh wisatawan lokal maupun luar negeri. Rasanya legit dan bener-bener bikin ketagihan sepertinya~

Campuran bahan masakan Nagasaki Champon adalah mi direndam dengan air daging babi, lalu dicampur dengan sayur, bacon, udang, scalop, dan cumi-cumi.

2. Goto Beef dan Goto Udon

goto udon
goto udon
goto beef
goto beef

Bagian dari Prefektur Nagasaki, pulau Goto. Di pulau Goto ini, dikenal sebagai tempat budidaya sapi lokal yang daging sapinya termasuk daging kualitas tinggi. Goto beef adalah daging sapi lokal dari pulau Goto. Nah daging ini diberi bumbu lalu dipanggang setengah matang, dan siap makan deh. Rasanya lembut ketika dikunyah dan biasa dinikmati dengan shoyu.
Goto udon merupakan mi udon yang tipis yang dimasak dengan sup kaldu ayam. Nah lebih enak lagi kalau dicampur dengan lada jeruk dan shoyu. Lezattt nih~ 😀

3. Castella

カステラ
カステラ

Nagasaki Castella adalah kue bolu yang dibawa oleh bangsa Portugis dan menjadi makanan khas Nagasaki. Rasanya yang membuat khas Nagasaki adalah, gula mentah yang berada dibawahnya kue castella. Akiba-chan dan Akiba-kei yang suka cake, jangan sampe gak nyobain nih.. Ada rasa keju, coklat, teh hijau, madu dan lain-lain. Konon katanya, Sakamoto Ryoma *tokoh Shinsengumi* sangat suka sama castella. 😀

castella
castella

4. Kujira

kujira - daging ikan paus
kujira – daging ikan paus

Kujira atau dikenal sebagai daging ikan paus merupakan khas Nagasaki yang tidak boleh dilewatkan. Rasa akan kaya akan lemak tak jenuh ini sangat lembut dimulut. Daging ikan paus bagian otot juga kaya akan nutrisi. Biasanya daging ikan paus ini diolah menjadi Kujira Shabu-Shabu atau Kujira Sahimi. Lemak yang terdapat dalam Kujira bermanfaat bagi tubuh. 😀

5. Chawan Mushi

cawan mushi
cawan mushi

Puding telur kukus yang dibuat dari campuran daging, jamur, ikan dan daun bawang. Rasanya gurih dan lembut. Biasanya disajikan ketika hangat. Hmmm~ yummy~

Bonusnya nih~

Kalau Akiba-chan dan Akiba-kei liburan ke Nagasaki, jangan lupa naik Nagasaki Chinchin Densha ya..
Nagasaki chinchin adalah transportasi khas berbentuk kereta mini atau trem yang hampir ada di sepanjang jalanan kota Nagasaki.

nagasaki chinchin
nagasaki chinchin densha

nagasaki chinchin densha
Nama Chinchin densha konon berasal dari suaranya berangkat berbunyi “chinchin”, dan akhirnya di namai Chinchin Densha. Nah Akiba-chan dan Akiba-kei kalau mau kemana-mana praktis banget nih kalo pake transportasi ini. Sekali jalan tiketnya sekitar 100 Yen, tapi kalau Akiba-chan dan Akiba-kei ingin lebih murah untuk jalan-jalan seharian kalian bisa menggunakan tiket terusan lho..