Pemandangan alam di Jepang selalu menjadi magnet bagi para wisatawan yang ada, tidak bisa ditampik begitu saja fakta mengagumkan tersebut. Kini banyak sekali dari para wisatawan yang memang berencana datang ke Jepang, telah mempersiapkan keberangkatannya dari dulu-dulu demi dapat menikmati keindahan alam Jepang yang super indah ini. Jika Minna-san merupakan salah satu dari mereka, maka Minna-san harus datang ke 5 destinasi wisata anti-mainstream di Jepang berikut ini. 🙂 Kelima spot wisata tersebut siap menyambut siapa saja dengan panorama yang sungguh indah. Mana saja ya 5 spot terbaik untuk berburu keindahan di Jepang? Mungkin Minna-san baru mendengarnya, yuk maka dari itu simak selengkapnya.

 

  1. Geibikei Gorge (Iwate)

Capt. Sungai Geibikei Gorge Tidak Terlalu Dalam

Sebuah ngarai bernama Geibikei Gorge menjadi destinasi wisata alam terfavorit di Iwate. Minna-san akan diajak naik perahu selama 90 menit menyusuri tebing-tebing batu kapur di sana. Menariknya, aliran air dari Sungai Satetsu tidaklah dalam, Minna-san jadi tidak perlu deh bisa berenang dahulu agar dapat naik kapal ini.

Tukang perahu merangkap sebagai guide akan menjelaskan seluk-beluk dari Geibikei Gorge dalam bahasa Jepang. Sesekali ia melemparkan lelucon yang membuat para penumpang cekikikan.

Di ujung ngarai, para penumpang dapat mendatangi sebuah lokasi untuk menuliskan harapan dan doa. Wah, sangat menarik ya? Tidak salah jika Geibikei Gorge masuk banyak daftar kunjungan dari para traveller semua, dari ranah lokal maupun mancanegara, seluruhnya ingin ke Geibikei Gorge. Minna-san mau coba ke sini tidak? Dijamin tidak akan menyesal!

 

  1. Gujo Hachiman (Gifu)

Capt.Gujo Hachiman yg Penuh Dg Ikan-ikan Koi

Tempat wisata alternatif di Prefektur Gifu adalah Gujo Hachiman. Minna-san bisa melihat keindahan alam, rumah tradisional hingga air super jernih. Saking jernihnya, kita dapat sewaktu-waktu menenggak air segar di Mizu Fune. Kemudian saat kaki mulai lelah, Minna-san dapat melepas alas kaki dan menceburkan diri di pinggiran sungai atau selokan, banyak ikan koi yang berenang kesana-kemari di sana. Bayangkan, ikan-ikan koi tersebut hidup di selokan warga, bukan di kolam ataupun akuarium. Betapa terlihat indah dan berbedanya pemandangan yang ada. Sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah air yang sungguh bening sekali, begitu pula ikan-ikan aneka warna yang berenang dengan anggun. Tak heran jika Gujo Hachiman disebut-sebut sebagai Water City di Jepang! Minna-san patut menjadikan Gujo Hachiman sebagai salah satu tujuan tempat wisata Minna-san ya, tidak ada salahnya melihat sungai dan ikan-ikan yang berenang kan? Bisa sekalian me-resfresh pikiran yang penuh akan tugas serta masalah pekerjaan, membuat jiwa menjadi lebih tenteram.

 

  1. Gunung Koya (Wakayama)

Cap.Perjalanan Menuju Pendakian Gunung Koya

Gunung Koya menempati ranking ketiga dalam daftar ini sebagai spot wisata dengan keindahan alamnya. Berada di Prefektur Wakayama, Gunung Koya dapat diakses dari Nara, Osaka maupun dari Kyoto.

Gunung Koya juga dinobatkan sebagai situs warisan dunia lho, khususnya sebagai peninggalan Agama Budha. Ini membuat para wisatawan yang menyukai sejarah serta peninggalan peradaban kuno, menjadi sangat tertarik untuk mengunjungi Gunung Koya. Tak hanya trekking maupun berburu momiji, Minna-san pula dapat menginap di Shukubo. Shukubo merupakan penginapan yang berada di kuil khusus untuk biksu. Namun, penginapan ini dapat ditempati oleh para turis juha. Karena cukup ramai oleh pengunjung, kita tidak perlu takut tentang kriminalitas dan kegelapan malam. Tapi harus tetap hati-hati, mengingat apa saja bisa terjadi jika kita lengah. Dan ketika paginya, kita dapat menyantap Shojin Ryori bersama para biksu. Pengalaman yang tidak pernah terlupakan! Ayo, masukkan Gunung Koya dalam daftar kunjungan wisata Minna-san!

 

  1. Shiritani Unsuikyo (Kagoshima)

Capt.Shiritani Unsuikyo yg Penuh Dg Pohon Berlumut

Bagi pecinta trekking, Shiritani Unsuikyo adalah destinasi paling wajib yang ada di muka bumi ini. Pegunungan dengan pohon-pohon berukuran raksasa siap menyambut kedatangan kita. Pun kita dapat memilih beragam rute sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Rata-rata waktu trekking di Shiritani Unsuikyo adalah 3-4 jam saja, tapi bisa lebih cepat atau justru lebih lama.

Saat memasuki puncak, Minna-san dapat beristirahat di sebuah pondok kayu yang tersedia di sana. Sembari beristirahat, bisa sekalian merasakan betapa sejuknya suhu sekitar. Kita serasa terjebak di dunia Hobbit karena banyak pohon cedar berlumut di sekitar kita. Usianya sudah mencapai ratusan tahun, melebihi usia kita yang masih puluhan. Jadi, diharapkan jangan bertingkah tidak sopan pada pohon-pohon tersebut, karena selain dapat merusak ekosistem alam, kalian juga bisa kena hukum karma karena sudah durhaka pada sesuatu yang lebih tua. Hehehe…

 

  1. Kuil Meiji

Capt. Suasana di Kuil Meiji Saat Hari Libur

Kuil Meiji (明治神宮 Meiji Jingū) adalah sebuah kuil yang berlokasi di Shibuya, Tokyo. Kuil ini dibuat untuk dedikasi atas para rezim penguasa pendahulu yakni Kaisar Meiji dan istrinya, Permaisuri Shōken. Didirikan sejak tahun 1920, kuil ini lumayan tua dan mendapat renovasi seiring bergantinya tahun ke tahun. Orang-orang yang mengunjungi Kuil Meiji biasanya adalah sosok yang menggemari sejarah dan hal kuno. Telah tercatat, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, pernah mengunjungi tempat ini pada tahun 2009 lalu sebagai gambaran penghormatan terhadap sejarah dan kebudayaan Jepang. Sedangkan, Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, pun memperlihatkan pengormatan yang sama ketika ia memutuskan untuk mengunjungi kuil ini pada tahun 2010 lalu. Selain itu, di sana juga kebanyakan yang datang akan memanjatkan harapannya. Jadi, Minna-san bisa belajar sambil berwisata kalau mengunjungi Kuil Meiji. Ayo, masukan tempat wisata satu ini ke dalam daftar perjalanan Minna-san di Jepang!

Inilah 5 destinasi wisata anti-mainstream di Jepang. Jika Minna-san sudah bosan dengan kota megapolitan Tokyo, kota lama Kyoto maupun Prefektur Osaka, bisa nih mendatangi keempat destinasi ini. Dijamin epik dan mengesankan! 🙂

SHARE
Previous articleIni Dia Para Komikus Keren dan Cosplayer yang Akan Hadir di ComicFest ID
Next articleSegitiga ini Jadi Sumber Bencana di Jepang?
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.