Minggu lalu dikabarkan adanya rencana untuk dilakukannya masa darurat coronavirus sekali lagi di Jepang, spesifiknya pada Ibukota Tokyo dan juga pada prefektur Osaka, Kyoto, dan Hyogo. Yang dikarenakan angka kasus virus itu masih naik dan tambah parah, dan berpotensi makin menyebar dengan hari libur Golden Week. Dan diakhir minggunya, diumumkan kalau keempat prefektur tersebut memasuki masa darurat lagi.

Masa darurat tersebut berlaku dari tanggal 25 kemarin sampai tanggal 11 Mei 2021, walau tak menutup kemungkinan durasinya bisa diperpanjang lagi. Dan dengan masa darurat itu, dilaksanakan beberapa batasan yang diminta Pemerintah.

Diantaranya adalah meminta fasilitas umum dengan ukuran diatas 1.000 meter persegi, dan juga tempat karaoke dan minum-minum untuk ditutup. Restoran untuk selesai beroperasi sebelum jam 8 malam setiap hari. Transportasi umum berhenti beroperasi lebih awal. Dan kepada masyarakat untuk tidak melakukan travel antar prefektur.

Dan seperti pada masa darurat pertama di Jepang tahun 2020 lalu dan yang sebelum ini diawal tahun 2021, hal ini juga membawa berbagai efek samping pada industri animanga dan tempat rekreasi dengan beberapa lokasi ditutup sementara dan perilisan film jadi ditunda.

Diantaranya adalah bioskop milik TOHO dan Aeon yang berada pada prefektur Hyogo, Osaka, Kyoto, dan Tokyo akan ditutup selama masa darurat. Beberapa bioskop lain juga berencana menutup usaha mereka disitu selama masa darurat. Dan ini membuat penayangan film Earwig & The Witch Ghibli dan film Crayon Shinchan Nazo Meki juga jadi diundur.

Dan untuk list tempat rekreasi yang telah mengumumkan penutupan sementara mereka selama masa darurat baru, ada Taman Rekreasi Sanrio Puroland dan Museum Ghibli seperti tahun lalu, Universal Studio Japan di Osaka dan Museum Manga Internasional di Kyoto. Teater Takarazuka juga akan mengundurkan semua penampilan mereka.

Sedikit kabar extra adalah ada kemungkinan tempat rekreasi yang tidak berada pada empat prefektur tersebut untuk boleh tetap buka. Contoh situasi ini adalah Museum Fujiko F Fujio di Kawasaki dan Fuji-Q Highland di Fujiyoshida.